Kamis, 11 Juni 2026

Kopassus Pernah Diremehkan Thailand, Tapi Langsung Terdiam Setelah Seksikan Misi Penyelamatan Ini!

Peristiwa itu terjadi pada 29 Maret 1981, di mana 35 anggota Kopassandha atau sekarang bernama Kopassus meninggalkan Indonesia dalam sebuah DC-10.

Tayang:
Editor: Frans Krowin
Tribun Pontianak - Tribunnews.com
Parade Kopassus 

Kopassus Pernah Diremehkan Thailand, Tapi Langsung Terdiam Setelah Seksikan Misi Penyelamatan Ini!

POS-KUPANG.COM - Mendapat predikat sebagai pasukan elite terbaik Indonesia, Komando Pasukan Khusus atau Kopassus TNI AD jelas memiliki kehebatan luar biasa.

Contohnya ketika Kopassus mampu membuat gempar dunia.

Kejadian itu terjadi pada tanggal 29 Maret 1981, di mana 35 anggota Kopassandha atau sekarang bernama Kopassus meninggalkan Indonesia dalam sebuah DC-10 yang disewa.

Tujuan mereka adalah ke Bandara Don Mueng di Thailand.

Pasukan ini mengemban misi khusus untuk melumpuhkan para teroris yang menyandera 36 penumpang pesawat DC-9 Woyla.

Para anggota pasukan elite TNI ini hanya mengenakan pakaian sipil.

Tak terlihat mereka sedang mengemban tugas penting untuk menyelamatkan para sandera yang nyawanya tengah terancam.

Tujuan penggunaan pesawat DC-10 dikarenakan terdapat kemungkinan bahwa para pelaku akan menerbangkan pesawat tersebut sampai ke Libya.

Para anggota pasukan khusus ini bakal memburu para pembajak ini hingga kemanapun.

Sampai di Thailand Persiapan pun dilakukan.

Latihan terakhir telah usai Ketua Tim Operasi Letkol Sintong Panjaitan sempat "menipu" anak buahnya sebelum operasi digelar.

Berpura-pura operasi gagal, Sintong meminta semua anak buahnya tidur.

Ini semata-mata dilakukannya agar anak buahnya cukup istirahat dan segar saat melakukan operasi berbahaya ini.

Dan waktunya pun tiba, tengah malam seluruh pasukan dibangunkan, sekitar Pukul 02.30 tanggal 31 Maret, prajurit bersenjata mendekati pesawat.

Berpakaian loreng dan mengenakan baret merah kebanggaan Kopassus, mereka telah siap tempur.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved