Dr. Pius Weraman, SKM, Mkes Ahli Epidemologi : Prioritas Pool Test

Menurut Dr. Pius Weraman, SKM, Mkes ahli epidemologi: prioritas pool test

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Dr. Pius Weraman, SKM. M. Kes, ahli epidemiolog, Rabu (13/05/2020) 

Menurut Dr. Pius Weraman, SKM, Mkes ahli epidemologi: prioritas pool test

POS-KUPANG.COM - Perilaku masyarakat saat Pilkada 9 Desember 2020 lalu itu akan berpengaruh terhadap perkembangan Covid-19 ini. Pada saat kampanye, maupun pemilihan, tentu adanya kerumunan masa yang berisiko penularan Covid-19. Sehingga perlu antisipasi dalam kajian sistem surveilance.

Jadi, keberlangsungan sistem surveilance di kerumunan-kerumunan yang memperbanyak kontak tracing. Jika ada kasus yang terjadi pada saat kerumunan dalam berkampanye maupun proses pemilihan.

Baca juga: Bobby Optimistis Banyak Rumah Terjual di Bank NTT REI EXPO

Harus dilakukan survei cepat atau rapid test untuk daerah-daerah yang terjadi peningkatan kasus Covid-19. Sehingga kontak tracing yang terjadi antar individu, keluarga, serta kelompok masyarakat dapat dilakukan deteksi dini dan dilakukan intervensi-intervensi baik tindakan medis maupun tindakan lainnya.

Kalau bisa pool test itu diprioritaskan pada daerah-daerah dimana terjadi penularan transmisi lokal, karena sudah pasti akan memakan banyak korban. Jadi butuh perhatian besar dari pemerintah untuk lakukan upaya pencegahan.

Baca juga: Trauma Healing Korban Erupsi Lewotolok Edo Bahagia Lihat Anak-anak Tertawa

Ketika orang itu terinfeksi Covid-19 selama 14 hari menderita, maka berisiko terhadap lost ekonomik (kehilangan waktu kerja) akibat dari pandemi Covid-19.

Kehilangan waktu kerja ini, akan memberikan dampak kerja pada pengangguran maupun ketiadaan kerja.

Untuk itu harus dilakukan upaya-upaya keras oleh pemerintah dan masyarakat untuk dapat memeriksakan diri ketika mengalami gejala. Karena saat ini ada ketakutan ke rumah sakit, karena ada orang yang terinveksi Covid-19.

Masyarakat harus diberi pemahaman bahwa jika ada gejala Covid-19 harus pemeriksaan dan deteksi

cepat. Dengan demikian cepat juga proses pengobatan dengan cara intervensi sistem imunitas atau penguatan sistem imun dengan peningkatan gizi maupun lakukan olahraga. (cr6)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved