Personel TNI Pos Nunura Buka Barbershop Layani Warga di Desa

Kegiatan patroli serentak ini bertujuan memastikan patok batas negara dalam kondisi baik. Kemudian, mengcegah tindakan ilegal

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Personel Pos Nunura Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB saat membangun tempat barbershop sederhana di Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Jumat (11/12/2020). 

Tujuh Pos Satgas Patroli Serentak di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

POS KUPANG.COM| ATAMBUA---Personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif RK 744/SYB yang berada di tujuh pos melakukan patroli serentak di wilayah perbatasan, Kamis (10/12/2020).

Tujuh pos dimaksud yakni, Pos Fohululik, Pos Fatubesi, Pos Lookeu, Pos Lookeu, Pos Nunura, Pos Asumanu dan Pos Turiskain.

Kegiatan patroli serentak ini bertujuan memastikan patok batas negara dalam kondisi baik. Kemudian, mengcegah tindakan ilegal di garis perbatasan seperti pelintas batas ilegal dan penyelundupan. 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Raider Khusus 744/SYB, Letkol (Inf) Alfat Denny Andrian kepada wartawan di Atambua, Jumat (11/12/2020).

Menurut Dansatgas, tujuh pos melaksanakan patroli serentak sebagi tugas rutin dari satgas pamtas. Setiap pos melibatkan paling sedikit lima personel. Kosentrasi patroli adalah di wilayah-wilayah rawan seperti jalur sungai dan pegunungan. 

Dari hasil patroli tujuh pos tersebut dilaporkan bahwa patok batas di wilayah tujuh pos tersebut dalam kondisi baik dan tidak bergeser sedikit pun dari titik sebenarnya. 
Namun ada patok batas yang tertimbun sampai setengah badan dan ada yang hilang karena tertimbun longsoran. 

"Patok yang hilang itu kami menandainya dengan memasang Bendera Merah Putih", kata Damsatgas.

Dansatgas mengungkapkan, kegiatan patroli merupakan tugas rutin yang wajib dilakukan meskipun dalam kondisi cuaca tidak bersahabat. Memasuki musim hujan seperti sekarang ini, personel tetap melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggungjawab. 

Tentu kegiatan patroli dalam musim hujan perlu ekstra hati-hati dan anggota TNI sudah dibekali berbagai hal dalam menjalankan tugas. Faktor keamanan dan keselamatan diri tetap diperhatikan sehingga tidak terjadi hal-hal yang merugikan personel saat melaksanakan tugas di lapangan. 

Baca juga: Jelang Pleno di Tingkat PPK, KPU Malaka Gelar Pra Pleno, Yuk Simak !

Baca juga: Kadis PUPR, 2 Dokter dan 5 Perawat di Kabupaten Mabar Positif Covid-19, Info

Baca juga: Kantongi 48.554 Suara Versi Perhitungan Tim, Paket Desa Sejahtera Menang di Pilkada TTU

"Meskipun medan yang dilalui cukup berat, ditambah lagi curah hujan yang tinggi di bulan Desember ini, TNI tetap melaksanakan tugas dengan baik sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan NKRI.  Tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak melaksanakan patroli pengecekan patok batas negara,” ujar Dansatgas. (
Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved