Sabtu, 11 April 2026

Olvira Balo dari Ana Bersyukur Apresiasi BI

PENERIMA penghargaan UMKM Terinovatif, Olvira Balo dari Ana mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan Bank Indonesia ( BI)

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Intan Nuka
Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Nusa Tenggara Timur (BI KPw NTT) I Nyoman Ariawan Atmaja saat membawakan materi dalam acara webinar "Melindungi UMKM NTT Melalui Optimalisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)" pada Kamis (9/7/2020) pagi. 

POS-KUPANG.COM - PENERIMA penghargaan UMKM Terinovatif, Olvira Balo dari Ana mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan Bank Indonesia ( BI) dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia NTT, Kamis (3/12/2020).

Olvira menerima dua perhargaan di bulan Desember 2020.. Pertama, Ana masuk dalam lima besar tingkat nasional untuk ajang IKRA kategori makanan dan minuman.

IKRA merupakan perhelatan industri kreatif dari BI pusat. Sedangkan penghargaan kedua adalah UMKM Terinovatif.

Baca juga: Kades Ini Ditangkap Satpol PP Sikka di Hotel, Ini Fakta yang Ditemukan

"Bagi saya pribadi, predikat-predikat ini adalah produk sebuah kolaborasi yang sangat harmonis dari UMKM dan instansi yang sangat mendukung kemajuan UMKM, dalam hal ini BI," kata Olvira.

"Tugas kami UMKM adalah memproduksi dan mengemas sebuah produk dengan baik. Di sisi lain, kami UMKM yang diwadahi BI ini adalah produk bagi BI dan pengemasan yang dilakukan BI secara konsisten lewat pendampingan. Inilah yang kemudian menjadikan kami sebagai produk dengan predikat-predikat tadi," ujar Olvira.

Baca juga: BANK Indonesia KPw NTT Beri Penghargaan Tiga Bank Terbaik

Ia berharap, gaung cinta produk lokal semakin gencar disuarakan seluruh instansi dan organisasi perangkat daerah.

"Mari belajar mengenal apa saja sih yang sudah dihasilkan di NTT, produk lokal kita apa saja. Sudah banyak sekali produk NTT yang mendapat apresiasi diluar, jangan sampai kita yang di sini malah asing dengan produk kita," katanya.

"Siapa lagi yang akan pakai produk lokal jika bukan dari kita sendiri. Harus ada prinsip bahwa kalau ada yang lokal kenapa pakai yang dari luar. Kita bangun kecintaan terhadap apa sudah alam karuniakan kepada kita," tambah Olvira. (cr1)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved