Breaking News:

Berita Kota Kupang Terkini

Tahun 2021 Pemerintah Kota Kupang Bedah 130 Unit Rumah Tahun

bantuan ini dengan model prototipe karena anggarannya per unit sama Rp 55 juta. Maka dalam pembangunannya tidak ada lagi d

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Ferry Ndoen
istimewa
Tellendmark J Daud   

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pada 2021 mendatang, Pemerintah Kota Kupang bersama DPRD Kota Kupang menganggarkan Rp 7,1 Miliar untuk kegiatan bedah rumah bagi 130 penerima. Besaran bantuan per satu unit rumah Rp 55 juta. 

Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang, Telledmark J Daud, mengatakan bantuan ini dengan model prototipe karena anggarannya per unit sama Rp 55 juta. Maka dalam pembangunannya tidak ada lagi dengan ukuran yang berbeda-beda dan bervariasi. Karena jika ukurannya berbeda maka anggaran yang digunakan juga berbeda.u

Diharapkan bantuan untuk 130 unit rumah dapat menyebar di semua kelurahan. Tapi jumlahnya tidak harus sama karena disesuaikan dengan fakta di lapangan. Misalnya kelurahan-kelurahan dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang kecil diberikan kepada satu  warga dan kelurahan yang besar bisa dua atau tiga.

Dijelaskannya program bedah rumah disetujui oleh DPRD dalam hal ini Komisi III yang bermitra dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kota Kupang. Mekanisme penganggarannya sudah sesuai dengan aturan, sudah ada di Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas  Plafon Anggaran Sementara atau KUA PPAS juga ada di penyusunan RKA dan  kebutuhan masyarakat.

Kata Tellend, berbeda dengan tahun 2020 pembahasan dan dalam pelaksanaannya tidak sesuai. "Memang benar bahwa menjadi kebutuhan masyarakat, tetapi tidak sesuai dengan aturan makanya Komisi III protes, tetapi tahun 2021 ini semuanya berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang ada sehingga tentu DPRD mendukung penuh," ujarnya.

Dijelaskannya, anggaran bedah rumah ini diambil menggunakan Dana Alokasi Umum atau DAU. Selain itu juga diminta kepada Pemerintah Kota Kupang agar membuat peraturan Wali Kota tentang petunjuk teknis penerima bantuan. 

Jadi, kata Tellend yang layak menerima harus ada verifikasi sesuai dengan petunjuk teknis tersebut untuk menentukan siapa-siapa saja yang berhak untuk menerima bantuan ini. 

"Misalnya tanahnya  bersertifikat,  benar-benar warga kota Kupang, rumah yang dihuni tidak layak, tidak mampu dan lainnya. Sehingga dengan petunjuk teknis inilah menjadi dasar bantuan tersebut diberikan," ujarnya.

Menurut Tellendmark, tahun 2021 mendatang juga ada bantuan peningkatan kualitas rumah dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dimana satu unit rumah mendapatkan alokasi Rp 20 juta untuk peningkatan kualitas rumah dan juga pembangunan sarana dan prasarana umum. Bantuan peningkatan kualitas rumah dari dana DAK  ini diperuntukkan bagi 9 Kelurahan.

"Lokasi atau wilayah Kelurahan yang dipilih akan ditentukan oleh pemerintah daerah, dan tentu tidak akan terjadi pendobelan apabila pada tahun sebelumnya Kelurahan tersebut sudah menerima bantuan ini," ujarnya. 
Diakuinya anggaran untuk peningkatan kualitas rumah dari dana DAK ini diperuntukkan bagi 140 rumah dengan total anggaran Rp 2,9 miliar termasuk dengan honor-honor petugas. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

Tellendmark J Daud
 
Tellendmark J Daud   (istimewa)

 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved