Breaking News
Jumat, 1 Mei 2026

Berita Lembata Terkini

Korem 161/WS Kirim Tenaga Ahli Pergudangan dan Logistik Pengungsi Ile Lewotolok

Distribusi logistik dari gudang utama di Kantor BPBD Kabupaten Lembata ke rumah-rumah warga yang menampung pengungsi Ile Lewotolok menuai masalah

Tayang:
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Ferry Ndoen
Foto/Ricko Wawo/
Infak SGerakaneribu Rupiah atau sering disebut Kelompok GESIT Lembata menyalurkan bantuan berupa kayu api, sembako dan barang-barang kebutuhan bagi para pengungsi Gunung Ile Lewotolok, Selasa (1/12/2020) petang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA- Distribusi logistik dari gudang utama di Kantor BPBD Kabupaten Lembata ke rumah-rumah warga yang menampung pengungsi Ile Lewotolok menuai masalah. Banyak pengungsi korban erupsi Ile Lewotolok yang evakuasi mandiri di rumah-rumah warga di Kota Lewoleba hingga hari keempat belum tersentuh bantuan pemerintah.

Padahal bantuan logistik dari berbagai pihak terus mengalir setiap hari. Bantuan-bantuan material itu ditemukan menumpuk di gudang logistik Kantor BPBD Lembata.

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur yang melakukan sidak di gudang tersebut pada Rabu (2/12/2020) marah besar karena banyak logistik yang tertumpuk di gudang.

Sementara itu, Komando Resor Militer (Korem) 161/Wirasakti Kupang menurunkan tim Badan Pelaksana (Balak) Aju Kodam untuk membantu penanganan pengungsi korban letusan gunung api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata.

Tim ini nantinya akan menangani kebutuhan dasar pengungsi di posko utama eks kantor Bupati Lembata, di antaranya manajemen penerimaan dan distribusi logistik bantuan, penanganan kesehatan termasuk pendirian MCK darurat dan menggelar dapur lapangan sebanyak 3 set.

 
“Ahli teknisnya sudah didatangkan ke sini. Personil yang mengawali nanti akan datang ke sini, akan mengatur sistem atau manajemen pergudangan dari alur penerimaan bantuan sampai dengan pengeluaran dan distribusi,” kata Dandim 1624/Flotim, Letkol Czi Imanda Setyawan di Lewoleba, Rabu (2/12/2020)

Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir potensi penanganan pengungsi yang kurang efektif dan efisien, seperti logistik yang tertumpuk di gudang dan posko pengungsian yang kurang tertata dengan baik.

Imanda menjelaskan, setelah memantau keadaan lapangan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lembata, tim ini akan melakukan penanganan pengungsi sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Area lampiran

 

BalasTeruskan

Infak SGerakaneribu Rupiah atau sering disebut Kelompok GESIT Lembata menyalurkan bantuan berupa kayu api, sembako dan barang-barang kebutuhan bagi para pengungsi Gunung Ile Lewotolok, Selasa (1/12/2020) petang.
Infak SGerakaneribu Rupiah atau sering disebut Kelompok GESIT Lembata menyalurkan bantuan berupa kayu api, sembako dan barang-barang kebutuhan bagi para pengungsi Gunung Ile Lewotolok, Selasa (1/12/2020) petang. (Foto/Ricko Wawo/)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved