Breaking News:

Pengadaan Lahan Pemakaman Umum Oebaki Telan Anggaran Rp 451.674.000

Pihak Pemda TTS melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat ( Dinas PUPR) telah selesai melakukan pengadaan lahan untuk pekuburan umum

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Suasana penyerahan lahan pekuburan umum Oebaki dari keluarga Nitanel Abanat kepada Pemda TTS 

POS-KUPANG.COM | SOE - Pihak Pemda TTS melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat ( Dinas PUPR) telah selesai melakukan pengadaan lahan untuk pekuburan umum pengganti pekuburan umum Nunumeu yang kondisinya saat ini sudah hampir penuh.

Lahan seluas 10 hektar di Desa Oebaki, Kecamatan Noebeba telah menjadi milik Pemda TTS usai Keluarga Nitanel Abanat menyerahkan lahan tersebut kepada Pemda TTS dengan biaya ganti rugi senilai Rp. 451.674.000.

Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten TTS Lens Liu mengatakan, proses pengadaan lahan untuk pekuburan umum di Desa Oebaki telah selesai. Penyerahan lahan tersebut sudah dilakukan keluarga Nitanel Abanat kepada Pemda TTS.

Baca juga: Pemerintah Kota Kupang Siapkan 30 Base untuk Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Eks Panti Nokmanekan

Oleh sebab itu, Pemda TTS akan mulai melakukan penataan terhadap lokasi tersebut.

" Kita sudah selesai melakukan pembayaran ganti rugi lahan tersebut dan saat ini lahan tersebut sudah menjadi milik Pemda TTS," ungkap Lens kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (2/12/2020).

Puncak Hari Bakti Pekerjaan Umum Ke-75 yang akan jatuh pada esok, Kamis (3/12/2020) dikatakan Lens, akan diselenggarakan di lokasi pekuburan umum Oebaki dan akan dihadiri Bupati TTS.

Baca juga: Anak-anak di Ende Beri Bantuan Korban Ile Ape, Ketua Aman Ajak Rawat Cinta Sesama dan Solidaritas

"Esok upacara HUT Hari Bakti Pekerjaan Umum akan di selenggarakan di lokasi pekuburan umum Oebaki," ujarnya.

Terpisah, Hendrik Babys, Keluarga dari Nitanel Abanat dan juga Anggota DPRD TTS berharap usai penyerahan lahan tersebut oleh pihak keluarga, Pemda TTS bisa menindaklanjutinya dengan membangun akses jalan menuju ke lokasi pekuburan umum Oebaki, menyediakan fasilitas penerangan dan air bersih.

Selain itu, Pemda TTS juga diminta untuk langsung mulai melakukan penataan pemakaman umum tersebut.

Dirinya meminta agar di dalam penataan pemakaman umum tersebut tidak ada kapling-kapling pemakaman kelurga tertentu.
Lokasi pemakaman cukup dibagi peragama.

Dirinya berharap Pemda TTS membuat terobosan dalam penataan pekuburan umum untuk menghilangkan kesan seram dalam lokasi pemakaman umum Oebaki.

" Kita menyambut baik selesainya proses pengadaan lahan pekuburan umum Oebaki ini. Kita berharap lokasi tersebut kedepan bisa ditata dengan baik sehingga menghilangkan nuansa seragam di lokasi tersebut," pintanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved