Warga Kupang Tewas Disambar Petir
BREAKING NEWS - 3 Warga Kabupaten Kupang Tewas Tersambar Petir, 4 Warga Lainnya Kritis
Musibah disambar petir mengakibatkan korban jiwa terjadi di lokasi Proyek Pembuatan Saluran Air di Dusun Sanenu Desa Bokong, Kecamatan Taebenu
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM I KUPANG--Musibah disambar petir mengakibatkan korban jiwa terjadi di lokasi Proyek Pembuatan Saluran Air di Dusun Sanenu Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Selasa (1/11) sekitar Pukul 12.00 Wita.
Dalam kejadian ini, petir menyambar 7 korban dimana tiga korban meninggal dunia sedangkan 4 korban lainnya sekarat dan kini masih dalam perawatan medis di Rumah Sakit S. K. Lerik Kupang.
Kapolres Kupang, AKBP Aldinan Manurung dikonfirmasi Pos-Kupang melalui Kapolsek Kupang Tengah, IPDA Elpidus Kono Feka, S.SoS, Selasa (1/12) malam membenarkan kejadian tersebut.
Baca juga: TERBARU Free Fire Kode Redeem FF 2 Desember 2020 Elite Pass Season 31 Endless Oblivion
Elpidus dalam laporan polisi yang dikirim ke Pos-Kupang menyampaikan kronologi kejadian tersebut.
Dikatakannya, pada Selasa (1/12) sekitar pukul 12.00 Wita bertempat di Dusun Sanenu, Desa Bokong, Taebenu, Kabupaten Kupang telah terjadi kasus meninggalnya orang akibat tersambar petir.
Adapun identitas Korban yakni, Matias Morreira (35), beralamat di RT 017/ RW 006, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
Baca juga: Berseteru dengan Habib Rizieq Shihab, Pengusaha Wanita Ini Bocorkan Cara Tundukkan Nikita Mirzani
Korban meninggal Dunia, mengalami pendarahan pada telinga kanan, luka bakar dibagian dada depan dan rusuk kiri dan kanan.
Korban Edemundo D. C. Da Concecao (20), beralamat di RT 024 / RW 006, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten. Kupang. Korban meninggal Dunia dimana mengalami pendarahan pada telinga bagian kiri dan dan luka bakar pada perut.
Korban Herman Da Conceicao Kusmau (18), Tani, warga RT 012 / RW 006, Dusun III, Desa Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, korban meninggal Dunia mengalami luka bakar akibat sambaran petir pada pinggul bagian kiri.
Sementara 4 korban sekarat atas nama, Carlos Soares ( 59 ) warga RT 009 / RW 005 Dusun I, Desa Raknamo, Kecamata Amabi Oefeto mengalami sakit pada bagian dada dan telinga.
Korban Antonio da Conceicao (24) alamat RT 012 / RW 005, Desa Oefeto, Kecamatan. Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang mengalami sakit pada bagian dada dan telinga.
Sementara korban Antoni Marqez (40 ) alamat di RT 012 / RW 005, Desa Oefeto, Kecamatan Amabi Oefeto, mengalami sakit pada bagian dada dan telinga. Korban Manuel Soares, (22) beralamat di RT 012 / RW 005, Desa Oefeto, Kec. Amabi Oefeto, mengalami sakit pada bagian dada dan telinga.
Adapun para saksi, Carlos Soares (59) alamat : RT 009 / RW 005 Dusun I, Desa Raknamo, Kecamatan. Amabi Oefeto dan Hengki Tonci Kase (57) alamat di RT 003 / RW 001, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Adapun kronologis kejadian, berawal dari para korban sedang mengerjakan saluran di TKP. Berselang beberapa menit cuaca mendung disertai dengan hujan lebat sehingga para pekerja menghentikan pekerjaan dan berteduh di rumah kebun yang berada di sekitar TKP.
Di dalam rumah kebun tersebut terdapat 7 orang yang mana 3 orang korban duduk bercerita dan 4 orang lainnya dalam keadaan tidur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/disambar-petir-3-korban-meninggal-4-korban-sekarat.jpg)