Rabu, 8 April 2026

Amandus Ditemukan Tewas di Pantai Hitohalok-Sikka

Amandus ditemukan tewas oleh keluarganya sendiri, Sun Dominikus (40), warga Lodong, Desa Runut, Kecamatan Waigete.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
FOTO POLSEK WAIGETE UNTUK POS-KUPANG.COM
Proses evakuasi korban meninggal di Pantai Hitohalok, Desa Runut, Kecamatan Waigete, Sikka, Senin (30/11/2020) siang. 

Amandus Ditemukan Tewas di Pantai Hitohalok-Sikka

POS-KUPANG.COM| MAUMERE--Amandus (57), Guru PNS dari Merauke, Papua ditemukan tewas terapung di Pantai Hitohalok, Desa Runut, Kecamatan Waigete, Sikka, Senin (30/11/2020) siang.

Amandus ditemukan tewas oleh keluarganya sendiri, Sun Dominikus (40), warga Lodong, Desa Runut, Kecamatan Waigete.

Pasalnya, Amandus yang keluar dari rumah menuju ke pantai tidak kembali sehingg ia dicari Sun menjelang siang hari.

Namun Sun kaget saat melihat Amandus sudah terapung di air laut dan sudah tak bernyawa lagi.

Kematian Amandus pun lalu dilaporkan ke Polsek Waigete. Polisi lalu dibawah pimpinan kapolsek Waigete, Ipda Razez P. Manurung dan Kaur Identifikasi Polres Sikka, Bripka Kristoforus Suri pun terjun ke TKP.

Di TKP polisi lalu mengevakuasi korban yang sudah meninggal dunia ke pesisir pantai. Selain itu, aparat pun menghubungi dokter Puskesmas Waigete, dr. ERVINA agar melakukan visum luar atas korban.

Usai visum korban pun dibawa ke Sun Dominikus.

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kasubag Humas, AKP Petrus Kanisius kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Senin (30/11/2020) sore membenarkan adanya kejadian di Waigete.

Ia menjelaskan, hasil identifikasi dari Polsek Waigete, korban Amandus selama ini tinggal dan bekerja di Merauke-Papuan sebagai guru PNS.

“Korban adalah seorang guru PNS di Meraoke dan saat ini masih aktif. Ia datang di Lodong, Desa Runut, Kecamatan  Waigete sejak Oktober 2020, karena bapaknya meninggal dunia,” ujar Petrus.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Selasa 1 Desember 2020 Update Harga Emas Antam, Emas Batik dan UBS

Baca juga: Linus Lusi Harap Pos Kupang Menjadi Refrensi Pengambilan Kebijakan Pembangunan di NTT

Baca juga: Ketua Presidium PMKRI Cabang Kupang Kritisi Upaya Pemerintah Atasi Banjir  di Kota Kupang

Baca juga: Relawan Muda Lewoleba Hibur Anak-Anak Korban Letusan Ile Lewotolok

Selain itu, lanjutnya, korban selama ini mengalami penyakit struk ringan dan menurut keterangan dokter Puskesmas Waigete di sekujur tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved