Mengkhawatirkan, Angka Positif Covid-19 di Mabar Capai 20 Kasus
Dinkes Mabar selanjutnya melakukan follow up karena para pasien positif Covid-19 tersebut melakukan kontak erat.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Mengkhawatirkan, Angka Positif Covid-19 di Mabar Capai 20 Kasus
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) terus mengalami peningkatan.
Hingga Minggu (29/11/2020) malam, terkonfirmasi sebanyak 8 kasus positif Covid-19.
Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil Tes Cepat Molekuler (TCM) di RSUD Komodo Labuan Bajo.
"Ini sangat mengkhawatirkan," kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Yohanes Johan, Amd.
Yohanes menyebut, angka Covid-19 di Kabupaten Mabar akan terus bertambah, karena pihaknya tengah melakukan tracing dan pengambilan sampel swab.
Sebelumnya, Yohanes menuturkan, angka kasus positif Covid-19 semakin bertambah karena kurangnya kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan.
Menurutnya, masyarakat Mabar harus konsisten menjalankan protokol kesehatan, termasuk Protokol Kesehatan 3 M.
Protokol kesehatan 3 M, lanjut dia, yakni memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
Penerapan protokol kesehatan ini, dapat menurunkan resiko penularan Covid-19.
"Saya sangat menyesal masyarakat tidak taat protokol kesehatan, terlebih protokol 3 M ini," ujarnya.
Melihat angka pasien positif Covid-19 yang meningkat, lanjut dia, RSUD Komodo Labuan Bajo pun ditutup sementara untuk menanggulangi tingginya angka kasus positif Covid-19.
"Sesuai data yang ada, RSUD Komodo Labuan Bajo ditutup sementara untuk pelayanan umum, baik pelayanan rawat inap maupun Pelayanan rujukan dari puskesmas. Sehingga, saya mengharapkan jangan masa bodoh dengan Covid-19 ini," katanya.
Menurutnya, masyarakat saat ini menjadi garda terdepan dalam pencegahan penyebaran Covid-19, sehingga diharapkan untuk taat terhadap protokol kesehatan.
"Saya perlu sampaikan, ketika satu anggota saya yang terpapar Covid-19, saya pastikan semua petugas saya akan dikarantina baik di RSUD Komodo Labuan Bajo maupun di rumah karantina, artinya, sampai petugas dikarantina, siapa yang mau melayani. Ikuti protokol kesehatan ini mudah, sehingga masyarakat jangan masa bodoh," ungkapnya.