Tiga Tenaga Kesehatan di RSUD Atambua Terkonfirmasi Covid-19
sama ke sana untuk membahas bangimana penanganannya. Bagi yang tidak bergejala dilakukan isolasi mandiri
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Tiga Tenaga Kesehatan di RSUD Atambua Terkonfirmasi Covid-19
POS KUPANGM.COM| ATAMBUA--Tiga tenaga kesehatan (nakes) yakni dua dokter dan satu perawat yang bekerja di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, Kabupaten Belu terkonfirmasi Covid-19.
Selain tiga nakes, 20 anggota TNI yang berada di markas Kompi Kavaleri juga terkonfirmasi Covid-19. Markas Kavaleri ini berada di Lelowai, Kecamatan Tasifeto Barat.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, dr. Joice Manek saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Rabu (25/11/2020).
Menurut Joice, hasil tes SWAB hari ini ada 23 orang terkonfirmasi Covid-19. Dari jumlah itu ada tiga orang tenaga kesehatan.
"Hasil tes SWAB hari ini ada 23 orang terkonfirmasi positif. Ada juga tiga tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif", kata Joice.
Lanjut dr. Joice, tim medis dari Dinkes, puskesmas dan TNI sudah melakukan penanganan.
"Tadi tim dari Dinas Kesehatan, puskesmas dan tim nakes dari TNI sudah turun lokasi untuk melakukan tracing terhadap penghuni di sana (markas kaveleri). Rencana semuanya penghuni di Kaveleri akan dilakukan tes SWAB. Hal yang sama juga dilakukan bagi tenaga medis di RSUD Atambau", jelas dr. Joice.
"Kebetulan ada dokter TNI yang berpengalaman di Wisma Atlet di Jakarta. Saya mengundang dia untuk sama-sama ke sana untuk membahas bangimana penanganannya. Bagi yang tidak bergejala dilakukan isolasi mandiri", sambung Joice.
Menurut dr. Joice, penanganan masalah ini sangat ketat. Dirinya menegaskan agar seluruh anggota TNI yang berada di Markas Kaveleri yang tidak bergejala untuk melakukan karantina mandiri. Ia sudah berkoordinasi dengan Komandan Kompi (Danki) dan responnya baik. Danki Kompi Kaveleri siap menertibkan anggotanya agar melakukan karantina.
Sedangkan untuk rumah sakit, dr. Joice sudah berkoordinasi dengan direktur rumah sakit agar beberapa poli akan ditutup demi mencegah penularan Covid-19. Pasalnya, tenaga kesehatan yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut bertugas di bagian poli.
Dokter Joice menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belu agar tetap waspada dan jangan panik. Semua orang yang terkonfirmasi positif hari ini sudah ditangani tim medis secara baik dan prosedural.
Pemerintah menghimbau juga kepada masyarakat untuk tertib dan disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yakni, menjaga jarak, menncuci tangan pakai sabun di air mengalir, menggunakan masker dan menghindari kerumunan massa.
Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 2 SD Halaman 166 167 169 170 Hidup Bersih Sehat di Tempat Umum
Baca juga: KBM Tatap Muka Tunggu Rekomendasi Tim Satgas Covid-19 Sumba Barat
Baca juga: Terkuak Permintaan ICW, Harun Masiku & Novel Baswedan jadi Sorotan Usai Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Gugus tugas juga sudah berkoodinasi dengan ketua Satgas Covid-19 agar tidak mengeluarkan izin keramaian, termasuk waktu pelaksanaan pesta dibatasi. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dr-joice-manek-kepala-dinas-kesehatan-kabupaten-belu.jpg)