Pemda TTU Kembali Gelar Rally Motor Tahun 2020

namun dalam perjalanan ada yang mengundurkan diri tanpa alasan. Meskipun begitu pihaknya tetap menggelar event tersebut.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/THOMAS MBENU NULANGI
Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes saat melepas para peserta rally motor di Lapangan Oemanu, Rabu (25/11/2020).  

Pemda TTU Kembali Gelar Rally Motor Tahun 2020

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat kembali menggelar event rally motor tahun 2020. Kegiatan dalam rangka untuk mempromosikan pariwisata yang ada di daerah tersebut dilakukan selama dua hari terhitung sejak, Rabu-Jumat (25-27/11/2020).

Berdasarkan pantauan yang dilakukan Pos Kupang, kegiatan tahunan tersebut dibuka langsung oleh Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes di titik star Lapangan Oemanu, Rabu (25/11/2020). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata TTU Robertus Nahas dan para undangan.

Sementara itu, tampil sebagai peserta dalam kegiatan rally motor tersebut yakni 7 club motor yang ada di daerah tersebut dengan setiap club sebanyak 5 motor.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes usai melepaskan para peserta rally motor menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengakomodir hobi dari para pecinta motor yang ada di daerah tersebut.

Selain itu, kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memperkenalkan destinasi wisata yang ada di Kabupaten TTU kepada para pecinta motor dan masyarakat lainnya.

"Sehingga melalui rally motor ini diharapkan pertama, menyalurkan minat dan bakat bagi para pecinta motor, memberikan hiburan kepada masyarakat TTU melalui rute yang dikunjungi dan mempromosikan destinasi wisata TTU," ujarnya.

Raymundus mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan dalam rangka mempromosikan wisata harus dikemas dengan baik agar terlihat atraktif, sehingga tempat tempat persinggahan harus ada kegiatan disana yang sifatnya atraktif.

"Oleh karena itu saya meminta kepada dinas, tahun depan lebih ditata kembali, sehingga di setiap persinggahan ada kegiatan yang mempromosikan destinasi yang ada di daerah persinggahan tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata TTU, Robertus Nahas mengaku bahwa, sebenarnya ada 11 club yang telah mendaftar di panitia, namun dalam perjalanan ada yang mengundurkan diri tanpa alasan. Meskipun begitu pihaknya tetap menggelar event tersebut.

Dijelaskan rute rally tahun ini dimulai dari Lapangan Oemanu, Biboki Selatan, Biboki Utara, Insana Utara (Tanjung Bastian), Naibenu, Miomafo Timur, Bikomi Tengah, Musi, Miomafo Barat, dan kembali ke Kota Kefamenanu.

Baca juga: Edhy Prabowo  Minta Maaf Kepada Ibunya yang Sudah Sepuh & Masyarakat: Ini Adalah Kecelakaan!

Baca juga: Hasil Liga Champions, Keok Digasak Real Madrid, Inter Milan  Berpeluang Tak Lolos ke Babak 16 Besar

Baca juga: Nita Thalia Akui Trauma Hidup Poligami Selama 20 Tahun Gugat Cerai Nurdin Rudythia, Pilih Ngontrak

"Kegiatannya selama tiga hari. Malam pertama mereka tidur di Tanjung Bastian dan malam kedua mereka tidur di Noepesu, dan hari ketiga baru kembali ke kota," terangnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved