Polisi Sakti Ini Tetap Bertahan Meski Diberondong 12 Peluru, Kebolehannya Ungkap Kasus-Kasus Gede
Hanya berbekal dua jam waktu istirahat, Jeck dan rekan-rekannya yang baru tiba di Lampung segera berangkat ke Bandung untuk mengejar sang perampok.
Polisi Sakti Ini Tetap Bertahan Meski Diberondong 12 Peluru, Kebolehannya Ungkap Kasus-Kasus Gede
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Sosok pria ini tak asing lagi bagi sebagian warga Indonesia.
Wajahnya sering nongol di televisi menjadi pembawa acara berita kriminal.
Nama aslinya Jakaria. Ia seorang polisi berpangkat Aiptu.
Gayanya nyentrik dan punya rambut gondrong terurai.
Anggota Subdit IV Jatanras Ditkrimsus Polda Metro Jaya tak pernah absen mengungkap kasus kejahatan kelas atas.
Mulai dari perampokan sadis di Pulomas, kasus mutilasi Ryan Jombang, hingga kasus pembunuhan yang dilakukan John Kei, ia tak pernah absen ambil bagian dalam mengungkap kasus-kasus tersebut.
Dapat dipastikan, Aiptu Jakaria atau yang lebih akrab disapa Bang Jeck ini hidup berdampingan dengan bahaya.
Namun, tak pernah terpikir baginya untuk keluar dari dunia yang penuh dengan risiko ini.
“Cita-cita gue itu jadi polisi. Pekerjaan nomor satu,” ujar Jeck.
Keluarga diancam
Imbas sifat getol Jeck dalam menangkap penjahat, tak sedikit yang menaruh dendam terhadapnya.
Keluarga terdekat Jeck pun jadi pelampiasan sasaran kemarahan mereka.
Contohnya, pada tahun 2005, beberapa tetangga menyambangi rumah keluarga Jeck untuk mengusir dan menyuruh mereka segera pindah dari rumah yang saat itu mereka tempati.
Pasalnya, Jeck baru saja menangkap Bandar Narkoba yang tinggal tak jauh dari kediamannya.