Beredar Isu Rizieq Shihab Terkena Corona, Polisi Minta Tim Gugus Covid-19 Swab Test Pemimpin FPI
Setelah menggelar acara yang menghadirkan ribuan orang, kini Rizieq Shihab diisukan terkena virus corona atau Covid-19
Beredar Isu Rizieq Shihab Terkena Corona, Polisi Minta Tim Gugus Covid-19 Swab Test Pemimpin FPI
POS KUPANG.COM -- Setelah menggelar acara yang menghadirkan ribuan orang, kini Rizieq Shihab diisukan terkena virus corona atau Covid-19
Aparat kepolisian pun memintah Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 melakukan swab test pada pendiri Front Pembela Islam itu untuk menjalami tes swab untuk memastikan penularan virus pada dirinya
Saat ini, polisi minta Tim Gugus Covid-19 swab test Habib Rizieq Shihab, selaku Imam Besar Front Pembela Islam (FPI).
Diketahui, polisi minta tim gugus Covid-19 swab test Rizieq Shihab lantaran beredar kabar Rizieq Shihab positif virus corona atau Covid-19.
Maka dari itu, polisi menunggu itikad baik Rizieq Shihab melakukan swab test Covid-19, yang nantinya dilakukan oleh tim gugus tugas Covid-19.
Menurut Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan, bakal minta tim gugus tugas Covid-19 untuk memeriksa keadaan Rizieq Shihab.
"Kami sampaikan kepada tim gugus Covid-19 untuk melakukan swab test Rizieq . Kami akan tunggu hingga Selasa," kata Singgih saat dikonfirmasi, Minggu (22/11/2020).
Sebelumnya, aparat gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP menyambangi kediaman Habib Rizieq Shihab pada Sabtu (21/11/2020) malam.
Baca juga: KLARIFIKASI , l Wapres Tidak Pernah Rencana Ketemu Rizieq Shihab, Memikirkan Saja Pun Tidak
Baca juga: Kecantikan Krisdayanti Karena Suntik DNA IkanSalmon,Tapi Kantong Mata Terlihat Saat Fotodengan Amora
Baca juga: Jangan Hanya di Jakarta, TNI Diharapkan Bersihkan Baliho Habib Rizieq di Seluruh Wilayah Indonesia
Baca juga: Rizieq Shihab Dikuatirkan Terkena Virus Corona,TNI Polri & Pol PP Bujuk Jalani Uji Swab Tapi Begini?
Baca juga: Ahmad Dhani Kembali Terjun ke Dunia Politik, Kali ini Dapat Jabatan Mentereng Anak Buah Prabowo
Baca juga: Beda Agama Cinta 9 Tahun pun Putus dan Gagal Nikah, Ini Begini Kabar Mantan Pacar Dimas Seto
Menurut penuturan Singgih, ketiga aparat gabungan itu tak menemui Habib Rizieq di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, lantaran yang bersangkutan tengah beristirahat.
"Aparat memang ingin bertemu dengan Habib Rizieq. Tapi tidak bisa karena yang bersangkutan sedang beristirahat dan menyatakan sudah tak menerima tamu," kata Singgih.
Tujuan TNI, Polri, dan Satpol PP mendatangi rumah Habib Rizieq, dijelaskan Singgih, yakni ingin mengajaknya untuk swab test karena ada kabar dirinya positif Covid-19.
"Dengan beredarnya isu sakit maka untuk memastikan apakah terpapar Covid-19 atau tidak maka harus tes swab"
"Aparat sudah menyampaikan agar Habib Rizieq tes swab karena yang bersangkutan sempat beberapa kali berada di tengah kerumunan orang banyak," jelasnya.
Pihak FPI pun sudah menepis bahwa Habib Rizieq terpapar Covid-19.

"Tidak benar kalau beliau sakit, apalagi Covid-19, itu bohong dan berita sesat," kata Wakil Sekretaris Umum Aziz Yanuar kepada wartawan, Jumat (20/11/2020).
Aziz mengatakan kondisi Habib Rizieq saat ini sehat. Saat ditanya di mana keberadaan Rizieq, dia mengaku tidak mengetahui.
"Ini jelas beliau sehat walafiat. Kurang tahu saya (posisi HRS), bisa ditanya ke keluarga untuk lebih jelasnya," ujarnya.
Dia juga membantah kabar bahwa putri Habib Rizieq, Syarifah, dan suaminya, Habib Hanif, positif Covid-19.
"Enggak, kemarin ketemu," kata Aziz soal Syarifah dan Habib Hanif.
Penjelasan Kodam Jaya
Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Arh Herwin Budi Saputra menanggapi terkait kabar yang menyebut personel TNI dan Polri menyambangi rumah Imam Besar FPI Rizieq Shihab atau Habib Riqieq di kawasan petamburan pada Sabtu (21/11/2020) malam.
Herwin mengatakan semalam memang ada patroli rutin yang sudah sejak lama dilaksanakan dengan melibatkan tiga pilar.
Unsur tersebut, kata Herwin, melibatkan Kodim 0501 Jakarta Pusat, Polres Jakarta Pusat, san Kotamasya Jakarta Pusat.
Herwin mengatakan patroli rutin tersebut dalam rangka pengamanan di wilayah Jakarta Pusat dengan rute patroli yang sudah diatur.
"Untuk patroli malam memang dilaksanakan sesuai program dari unsur tiga pilar Kodim 0501 Jakpus, Polres Jakpus, dan Kotamadya Jakpus dengan rute patroli yang sudah diatur"
"dan tujuan kegiatan adalah dalam rangka pengamanan di wilayah Jakarta Pusat," kata Herwin ketika dihubungi Tribunnews.com pada Minggu (22/11/2020).
Namun demikian, kata Herwin, patroli tersebut bukan hanya dilakukan ke Petamburan melainkan juga ke wilayah lain.
"Patroli bukan hanya ke Petamburan, mereka patroli sesuai dengan rute di wilayah Jakpus," kata Herwin.
Akan Dipanggil Polda Jabar
Sementara itu, Polda Jabar berencana akan memanggil Rizieq Shihab untuk membuat terang kegiatan yang mengundang kerumunan orang tersebut.
Namun, sebelumnya, polisi menyelesaikan pemanggilan klarifikasi terhadap pejabat dan perangkat daerah di Kabupaten Bogor serta panitia penyelenggara peletakan batu pertama di Megamendung.
"Nah ini yang akan kita dalami apakah Habib Rizieq Shihab (HRS) ini sebagai pemilik lokasi tersebut, atau yang bersangkutan diundang"
"Itu yang akan didalami, jadi diharapkan ke depannya (HRS) pasti akan dipanggil oleh penyidik untuk klarifikasi, jadi alur permasalahannya akan jelas," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Sabtu (21/11/2020) dikutip dari Kompas.com.
Erdi belum dapat memastikan kapan pemanggilan Rizieq ini dilakukan.
Pasalnya, saat ini klarifikasi terhadap pejabat Pemkab Bogor dan perangkat kewilayahan serta panitia acara belum rampung dilakukan.
"Menunggu setelah yang saat ini dimintai keterangan sudah selesai, nanti penyidik akan gelar perkara apakah bisa dinaikkan ke penyidikan atau tidak dilihat dari hasil penyelidikan," kata Erdi.
"Karena penyidik harus menemukan dua alat buktinya, dan bisa menemukan perbuatan melawan hukumnya, niat jahatnya dalam konteks hukum ya," tambah Erdi.
Dikatakan, penyidik juga akan meminta keterangan ahli terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara peletakan batu pertama di Megamendung tersebut.
"Karena ini masalah situasi yang tidak normal, kita ketahui bersama pandemi Covid-19, nanti penyidik juga akan meminta keterangan ahli epidemiologi kalau tidak salah dari universitas terkemuka di jabar," katanya.
Seperti diketahui, Polda Jabar tengah melakukan pendalaman soal kerumunan dalam kegiatan yang digelar di Markas Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan yang dihadiri Habib Rizieq Shihab tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan
Sejumlah pejabat dan perangkat wilayah di Kabupaten Bogor dimintai klarifikasi terkait kegiatan tersebut.
Dari 10 orang yang rencana dipanggil untuk diklarifikasi baru 8 orang yang sudah di klarifikasi Jumat (21/11/2020) kemarin.
Sebagian Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Polisi Minta Tim Gugus Covid-19 Swab Test Rizieq Shihab, Ditunggu Hingga Selasa 24 November 2020, https://wartakota.tribunnews.com/2020/11/22/polisi-minta-tim-gugus-covid-19-swab-test-rizieq-shihab-ditunggu-hingga-selasa-24-november-2020?page=all.