Breaking News:

Gadget

5 Fitur Baru yang Berguna di WhatsApp, Berikut Cara Menggunakannya

lima fitur baru yang berguna dalam aktivitas obrolan pesan singkat sehari-hari, berikut cara memakainya.

Pixabay.com
5 Fitur Baru yang Berguna di WhatsApp, Berikut Cara Menggunakannya 

POS-KUPANG.COM - whatsapp, sang penyedia layanan pesan instan terpopuler di dunia, belakangan rajin menelurkan fitur-fitur baru untuk aplikasi chatting besutannya.

Ada banyak fungsi menarik yang ditambahkan lewat rangkaian fitur ini, seperti misalnya pesan yang bisa menghilang sendiri dan manajemen storage untuk menghemat pemakaian memori ponsel.

Nah, dikutip dari KompasTekno berikut lima fitur baru yang berguna dalam aktivitas obrolan pesan singkat sehari-hari, berikut cara memakainya.

Kelima fitur ini sudah bisa dipakai oleh para pengguna whatsapp di Indonesia. Selengkapnya sebagai berikut:

Tentang WhatsApp

whatsapp Messenger adalah aplikasi pesan untuk ponsel cerdas.

whatsapp Messenger merupakan aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa pulsa, karena whatsapp Messenger menggunakan paket data internet. 

Aplikasi whatsapp Messenger menggunakan koneksi internet 3G, 4G atau WiFi untuk komunikasi data. Dengan menggunakan whatsapp, kita dapat melakukan obrolan daring, berbagi file, bertukar foto dan lain-lain.

Jan Koum adalah CEO dan pendiri whatsapp bersama Brian Acton. whatsapp merupakan aplikasi pesan bergerak yang diakuisisi oleh Facebook Inc. pada Februari 2014.

Koum dibesarkan di sebuah desa di luar Kiev, Ukraina. Ia pindah ke Mountain View California bersama ibu dan neneknya tahun 1992.

Program bantuan sosial pemerintah membantu keluarganya mendapatkan apartemen kecil berkamar dua di sana.

Awalnya, ibu Koum bekerja sebagai pengasuh bayi, sedangkan Koum sendiri menjadi pembersih di sebuah toko kelontong.

Pada usia 18 tahun, ia mulai tertarik dengan pemrograman. Koum hampir tidak lulus dari sebuah SMA di Mission Viejo, California, kemudian melanjutkan pendidikannya di San Jose State University sambil bekerja sebagai penguji keamanan di Ernst & Young.

Ia pernah menjadi bagian dari grup peretas w00w00, dan bertemu orang-orang yang kelak mendirikan Napster, Shawn Fanning dan Jordan Ritter.

Pada tahun 1997, Jan Koum dipekerjakan oleh Yahoo! sebagai teknisi infrastruktur. Ia pun bertemu Brian Acton saat bekerja di Ernst & Young. Selama sembilan tahun berikutnya, mereka bekerja di Yahoo. Ia pun memutuskan untuk berhenti kuliah.

Pada September 2007, Koum dan Acton keluar dari Yahoo, lalu keliling Amerika Selatan dan bermain frisbee selama satu tahun. Keduanya pernah melamar di Facebook, tetapi gagal.

Pada bulan Januari 2009, ia membeli iPhone dan menyadari bahwa App Store yang saat itu berusia tujuh bulan akan menggebrak industri aplikasi dunia.

Ia mengunjungi temannya, Alex Fishman, dan keduanya berdiskusi selama beberapa jam seputar ide aplikasi Koum di rumah Fishman.

Koum memilih nama whatsapp karena terdengar seperti frasa "what's up". Pada hari ulang tahunnya tanggal 24 Februari 2009, ia mendirikan whatsapp Inc. di California.(*)

Mulai dari
1. Always Mute1. Always Mute
Halaman
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved