Kebakaran di Kupang
Ada Tiga Ledakan Saat Kebakaran Hebat Hanguskan Toko dan Gudang Mebel di Alak
Ada tiga ledakan saat kebakaran hebat hanguskan toko dan gudang mebel di Alak Kota Kupang
Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
Ada tiga ledakan saat kebakaran hebat hanguskan toko dan gudang mebel di Alak Kota Kupang
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Salah seorang saksi mata menyebut, setidaknya ada tiga kali ledakan mewarnai kebakaran Toko dan Gudang Avia Jaya Mebel di Kelurahan Alak Kecamatan Alak pada Sabtu (21/11/2020) pagi.
Ledakan terjadi saat api tengah merayap dari gudang belakang menuju bagian depan gudang yang terletak di jalan jalan Oeleta Raya Kelurahan Alak itu.
"Tadi kita lihat ada tiga ledakan, api naik tinggi sampai lewati atap," ujar Nixon, salah satu saksi.
Baca juga: Pemkab TTS tak Alokasikan Anggaran untuk Peternak yang Babi Mati
Kebakaran tersebut akhirnya menghanguskan hampir seluruh perabotan dan mebel yang terdapat di dalam toko dan gudang itu. Bahkan, merusakkan seluruh atap toko dan gudang yang terbuat dari konstruksi besi ringan. Dinding tembok pun tampak gosong seluruhnya.
Keterangan salah satu kerabat korban, Pelda Endi Suraji, kebakaran bermula dari gudang bagian belakang dati komplek pergidangan dan Toko itu. Lokasi itu merupakan tempat produski bisa atau spon.
Baca juga: Puskesmas Wolomarang Gandeng Seksi Kepemudaan dan OMK Pantau Jentik Nyamuk
Endi yang tinggal bersebelahan dengan toko dan gudang itu mengaku diberitahu oleh warga yang melintas.
"Ada orang lewat lalu beri tahu ada kebakaran di bagian belakang, sekitar jam 6 (pukul 06.00 Wita)," ujarnya.
Terkait penyebab kebakaran, Endi mengaku belum mengetahuinya secara pasti. Namun ia mengatakan, api bersumber dari gudang bagian belakang.
Sementara itu, pemilik toko dan gudang, Hj Muhammad Andi Sumaji mengaku belum mengetahui persis jumlah kerugian yang dideritanya dari kebakaran tersebut. Gudang dan Toko itu meruapakan salah satu bagian dari pergidangan miliknya yang luasnya lebih dari 1 ha.
Pemadaman api berhasil setelah upaya selama lebih dari 4 jam. Usai pemadaman oleh personel Dinas Damkar Kota Kupang, pihak Polsek Alak langsung melakukan penutupan tempat kejadian perkara dengan garis polisi.
Kapolsek Alak Polres Kupang Kota AKP Tatang Panjaitan mengakui pihaknya mendengar laporan kemudian langsung menghubungi Damkar Kota Kupang dan PLN untuk upaya pertolongan pertama. Kejadian tersebut, kata AKP Tatang, sekira pukul 05.30 Wita.
Ia belum dapat memastikan kerugian dan penyebab kebakaran. Pihak korban, hingga berta diturunkan, belum membuat laporan polisi terkait kejadian. AKP Tatang juga menyebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
"Ada tim Identifikasi dari Polres Kota, mereka sedang bekerja untuk meneliti kejadian," pungkasnya. (Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)