Breaking News:

Pangdam Jaya Usul Bubarkan FPI, Perintahkan Perintahkan Anggotanya Turunkan Baliho Habib Rizieq

Pangdam Jaya mulai geram dengan sikap para pendung Rizieq Shihab dan para pendukungnya yang tergabung dalam Front Pemela Islam

Editor: Alfred Dama
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman meminta FPI dibubarkan jika tak mau taat hukum. 

Pangdam Jaya Usul Bubarkan FPI, Perintahkan Perintahkan Anggotanya Turunkan Baliho Habib Rizieq

POS KUPANG.COM -- Pangdam Jaya mulai geram dengan sikap para pendung Rizieq Shihab dan para pendukungnya yang tergabung dalam Front Pemela Islam

Ia bahkan mengusulkan organisasi itu dibubarkan bila terus saja 

Buntut dari pelanggaran protokol kesehatan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengusulkan agar ormas Front Pembela Islam atau FPI dibubarkan.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengusulkan agar ormas FPI dibubarkan usai apel pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).

Usulan FPI dibubarkan itu dilontarkan oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman ketika menjawab soal video viral di media sosial berkait sejumlah orang berseragam TNI menurunkan spanduk dan baliho pimpinan FPI Rizieq Shihab

Baca juga: Denny Darko Ramal Pemain Video Mesum Mirip Gisel Bakal Ditangkap, Bak Bak Ariel NOAH dan Luna Maya

Baca juga: Najwa Shihab Bikin Ketua DPP FPI Mati Kutu, Video Riziek Shihab Buat Slamet Maarif Melongo 

Baca juga: AHOK Kalah dari Anies di Pilkada DKI, Kini Jadi Komut Gaji Rp170 Juta. Ini Rumah Masa Kecil BTP

Baca juga: Gading Marten Bongkar Awal Pertengkaran dengan Gisella Anastasia, Tak Sangka Sampai Cerai

Baca juga: Intip Rumah Mewah Dewi Persik Seharga  Rp 30 Miliar,2 Kali Menjanda,Ini Penghasilan Eks Saipul Jamil

Dikutip dari Kompas.com, Dudung mengakui bahwa dirinya lah yang meminta pasukannya untuk menurunkan baliho tersebut.

Dudung menjelaskan, awalnya sejumlah petugas satpol PP sudah menurunkan baliho yang dipasang tanpa izin itu.

Namun, pihak FPI justru kembali memasang baliho-baliho tersebut. Oleh karena itu, TNI turun tangan.

"Ini negara negara hukum, harus taat kepada hukum, kalau masang baliho itu sudah jelas ada aturannya, ada bayar pajaknya, tempatnya sudah ditentunkan, jangan seenaknya sendiri, seakan akan dia paling benar, enggak ada itu," kata Dudung.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved