Berita Labuan Bajo Terkini
Mengintip Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Loh Buaya Pulau Rinca, Manggarai Barat - NTT
"Intinya kita membangun pada zona pemanfaatan, dan pemerintah membangun Loh Buaya dengan tujuan hanya untuk meningkatkan sarana prasarana yang sudah
Penulis: Ferry Ndoen | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM---Masyarakat NTT bahkan Indonesia masih sering bertanya apa yang sedang dibangun di Resort Loh Buaya, Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Provinsi NTT?
Namun pertanyaan ini banyak tak terjawab karena kurangnya informasi terkait pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Loh Buaya, Pulau Rinca, Mabar-NTT.
Namun dengan adanya tulisan ringan ini, diharapkab bisa memutuskan opini terputus di tengah masyarakat sehingga masyarakat bisa mengetahui rencana pemerintah mendorong KSPN Labuan Bajo-Mabar bahwa sebenarnya tujuan pemerintah membangun KSPN Loh Buaya Pulau Rinca baik adanya.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJSA Nusa Tenggara II Provinsi NTT, Balai Wilayah Nusa Tenggara (NT) II, Alfred Lukas, ATP, MSI melalui PPK Sungai dan Pantai II, Samsumarlin, ST saat diwawancarai wartawan Pos Kupang.com, Rabu (18/11/2020), menjelaskan secara detail program pembangunan KSPN Loh Buaya, Pulau Rinca, Mabar- NTT.
Samsumarlin menjelaskan, pembangunan di Loh Buaya dilakukan secara terpadu komprehensif Kementerian PUPR (BWS NT II) dan Balai Cipta Karya dengan sangat hati-hati dibawah pendampingan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Cq. Balai TN Komodo.
Pengembangan Kawasan wisata premium ini diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo saat berkunjung ke Labuan Bajo juli 2019. Pengembangan ini seiring dengan pengembanhan10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Indonesia, dan diantara 10 KSPN terdapat 5 KSPN Super Prioritas dimana Labuan Bajo menjadi salah satu diantaranya
"Pekerjaan di Loh Buaya Pulau Rinca saat ini sedang dalam proses pembangunan, yakni berupa bangunan utama dermaga serta bangunan pengamanan pantai sepanjang kurang lebih 100 meter. Juga dibangun elevated deck untuk jalan wisatawan sepanjang sekitar 400 meter dibangun BWS NT II melalui mitra rekanan serta 400 meter lainnya oleh pihak Balai Cipta Karya. Selain itu, pemerintah bangunan gedung pusat informasi dan penginapan ranger dan peneliti oleh pihak Cipta Karya," jelas Samsumarlin.
Dia mengakui, setiap hari pekerjaan lapangan di Loh Buaya didampingi ranger (pawang komodo) agar menjaga keselamatan satwa maupun pekerja, serta mengawasi pergerakan alat agar tidak membahayakan satwa yang ada.
Loh Buaya, Pulau Rinca sendiri adalah satu kesatuan dari program pengembangan pariwisata super premium Labuan Bajo, Mabar -NTT.
"Jadi bukan dibangun resort atau hotel mewah seperti informasi yang berkembang di tengah masyarakat selama ini. Karena itu, Informasi seperti ini perlu kita luruskan sehingga bisa diketahui masyarakat dan tidak lagi terjadi misinformasi," ujarnya.
Menurut Samsumarlin, kontrak pekerjaan KSPN Loh Buaya Pulau Rinca dilaksanakan Juni 2020.
"Namun surat perintah mulai kerja baru terbit 8 Juli 2020, dan izin lingkungan baru terbit tanggal 4 September 2020 sehingga praktis dan efektif mitra rekanan baru bisa melakukan pekerjaan di lapangan pada 7 September 2020. Saat ini sudah sekitar 35 persen. Untuk saat proyek sarpras pengaman pantai Loh Buaya sudah masuk jadwal normal walaupun sebelumnya terlambat start kerja karena masalah administrasi perizinan. Kontrak kerja baru akan berakhir pada Mei 2021," jelas Samsul panjang lebar.
Dia menjelaskan, pembangunan dermaga untuk kebutuhan kapal wisatawan.
"Intinya kita membangun pada zona pemanfaatan, dan pemerintah membangun Loh Buaya dengan tujuan hanya untuk meningkatkan sarana prasarana yang sudah ada atau yang sudah terbangun. Misalnya, dermaga lama yang sudah ada lalu pemerintah tingkatkan kapasitas dan keindahannya. Juga termasuk bangunan informasi dan penginapan ranger. Khusus elevated deck kita bangun dengan tinggi sekitar 2 meter sehingga wisatawan aman dari serangan komodo dan komodo juga aman berjalan pada habitatnya tanpa merasa diganggu oleh wisatawan," tambah Samsumarlin yang optimis pekerjaan KSPN Loh Buaya, Pulau Rinca akan selesai tepat waktu. (fen)
Inilah foto-foto KSPN Loh Buaya, Pulau Rinca, Manggarai Barat- NTT






