Pemda Lembata Mulai Konsolidasi Gerakan Revolusi Mental, Info
saat ini sedang melakukan konsolidasi dengan pelbagai stakeholder mengenai gerakan Revolusi Mental.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
Pemda Lembata Mulai Konsolidasi Gerakan Revolusi Mental
POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Pemerintah Kabupaten Lembata melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) saat ini sedang melakukan konsolidasi dengan pelbagai stakeholder mengenai gerakan Revolusi Mental.
Konsolidasi dilakukan bersama banyak pihak termasuk dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi kepemudaan dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lembata.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Lembata Anselmus Bahi, menerangkan sebelum nantinya ada SK soal Satgas Gerakan Revolusi Mental tingkat Kabupaten Lembata, pihaknya merasa perlu melakukan konsolidasi soal pemahaman gerakan revolusi mental yang melibatkan semua stakeholder.
Kepada wartawan saat peresmian Puskesmas Lewoleba di desa Pada, Kecamatan Nubatukan, Ansel menguraikan lima aspek Revolusi Mental yang akan menjadi kebijakan Pemda Lembata yakni, Lembata Melayani, Lembata Bersih, Lembata Tertib, Lembata Mandiri dan Lembata Taan Tou.
"Di desa kita ambil tokoh-tokoh masyarakat," katanya, Selasa (17/11/2020).
Lebih jauh, Ansel mengatakan bahwa rencananya, akan ditetapkan satu desa di Lembata sebagai
pilot project Desa Pancasila. Desa Pancasila ini merupakan salah satu media untuk gerakan Revolusi Mental yang memang jadi program utama pemerintahan Joko Widodo.
"Kita sementara bangun komunikasi dengan semua yang akan terlibat seperti LSM, Forum PRB, dan Gempita dalam rangka bentuk satgas gerakan revolusi mental tingkat kabupaten Lembata," tuturnya.
Menurutnya, Bupati Lembata juga sudah memberi arahan langsung perihal gerakan Revolusi Mental di Kabupaten Lembata.
Apalagi, tambahnya, dirinya juga sudah melakukan komunikasi langsung dengan pihak Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia terkait gerakan revolusi mental ini.
"Saya sudah sampaikan kepada pak bupati dan pak bupati juga sudah beri arahan," katanya.
Tahun depan, pemerintah juga akan mengajukan perda soal gerakan revolusi mental di Lembata dan pembentukan Satgas ini juga nantinya bagian dari perda revolusi mental.
Baca juga: Kepala BI Perwakilan NTT Apresiasi Kinerja Kapolres Kupang Kota dan Jajarannya, Simak
Baca juga: Rahasia Nonton DraKor Lebih Seru Hanya di Samsung Galaxy A31
"Komunikasi sudah kita lakukan dengan Kemenko PMK. Waktu zoom meeting nanti kita sama-sama dengan Kemendagri untuk bahas soal ini untuk bangun pemahaman bersama terkait revolusi mental," pungkasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Richo Wawo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kepala-badan-kesbangpol-kabupaten-lembata-anselmus-bahi-ketiga-dari-kiri.jpg)