Bawaslu Lembata Terbitkan Buletin Edisi Perdana
Bawaslu Lembata menggelar rapat dalam kantor (RDK) guna mengevaluasi media yang edisi perdananya.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
Bawaslu Lembata Terbitkan Buletin Edisi Perdana
POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lembata merupakan satu dari tujuh kabupaten/kota di NTT yang sukses menerbitkan buletin.
Masih ada 15 kabupaten yang masih belum bisa menerbitkan bulletinnya. Bawaslu Lembata bertekad terus meningkatkan kualitas buletin yang diterbitkan.Selasa (10/11/2020), Bawaslu Lembata menggelar rapat dalam kantor (RDK) guna mengevaluasi media yang edisi perdananya.
RDK langsung dibuka oleh ketua Bawaslu Lembata, Paulina Y.B Tokan, dan dihadiri anggota Bawaslu Lambertus Bala Kolin, dan Thomas Febry Bayo Ala, serta Plt Koordinator Sekretariat Bawaslu Lembata Agus Tanggu Rame, bersama seluruh staf sekretariat Bawaslu Lembata.
Dalam keterangan pers yang diterima Pos Kupang, Senin (16/11/2020), Paulina Tokan mengungkapkan bahwa pihaknya mengalami kendala terkait sumber daya manusia (SDM) untuk menulis berita guna mengisi bulletin.
Namun demikian, dia bertekad untuk terus berusaha meningkatkan kualitas bulletinnya. Antara lain, dengan mengajak para praktisi media untuk memberikan masukan.
Karena itulah, Bawaslu Lembata mengajak mantan Pemimpin Redaksi Harian Flores Pos, Pater Stef Tupen Witin, SVD dan Pemimpin Redaksi Portal Berita Online Aksinews.id, Freddy Wahon, yang juga pernah memimpin sejumlah media cetak, guna berbagi pengetahuan soal media cetak, sekaligus mengevaluasi buletin edisi perdana Bawaslu Kabupaten Lembata.
“Sebelumnya, kami juga sudah melakukan hal yang sama ini bersama dua wartawan di Lembata, Pak San Taum (wartawan Media Indonesia) dan Pak Adri Atagoran (wartawan TVRI),” ungkap Paulina Tokan.
Sementara itu, kedua narasumber yang mengevaluasi buletin edisi perdana mengaku kagum dengan wajah tampilan edisi perdana. Namun, keduanya mengoreksi sejumlah kekurangan pada edisi perdana.
“Sebagai pegiat literasi, kami sangat mendukung penerbitan ini, dan siap kapan saja diajak untuk meningkatkan kualitas media internal Bawaslu Lembata ini,” ungkap Freddy Wahon, diamini Pater Stef Witin, SVD.
Pater Stef menyarankan agar Bawaslu Lembata bisa memikirkan nama bulletin dengan memakai kata-kata dalam bahasa local Lembata.
“Biar lebih khas dan mewakili fungsi kepengawasan,” ujarnya.
Pertemuan yang dipandu anggota Bawaslu Lembata, Thomas Febry Bayo Ala berlangsung hangat. Peserta tampak antusias mengikuti penyajian materi, dan gencar mengajukan pertanyaan.
Pemimpin Redaksi Buletin Bawaslu Kabupaten Lembata, Indah Purnawa Dewi berharap agar kedua narasumber berkenan menjadi tempat konsultasi redaksi dalam proses penerbitan selanjutnya.
“Kami siap kapan saja, kita ngobrol sambil ngopi kan asyik. Dan, sebaiknya saat perencanaan liputan, kami diajak untuk sama-sama berdiskusi,” ungkap Pater Stef Witin.
Plt Koordinator Sekretariat Bawaslu Lembata Agus Tanggu Rame juga tampak bersemangat. Staf Bawaslu NTT yang diperbantukan ke Bawaslu Lembata guna mengisi kekosongan jabatan sekretaris Bawaslu Lembata ini mengaku gembira dengan RDK kedua ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dokumen-bawaslu-lembata.jpg)