Breaking News:

Penanganan Covid

RSUD SK Lerik Full Pasien Corona

RSUD SK Lerik  sudah tidak bisa menampung pasien terkonfirmasi positif Covid-19

Satgas Covid-19
Satgas Covid-19 memperkenalkan gerakan 3 W yaitu Wajib Iman, Wajib Aman, Wajib Imun, demi menghindari Covid-19. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Rumah Sakit Umum Daerah SK Lerik (  RSUD SK Lerik)  sudah tidak bisa menampung pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Ruangan isolasi full terisi, sementara jumlah pasien banyak. Pemerintah Kota Kupang berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT menyediakan rumah sakit lain untuk perawatan pasien terpapar virus Corona.

"Ruangan perawatan pasien Covid-19 di RSUD SK Lerik sudah mulai penuh dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga Pemerintah Kota Kupang akan meminta bantuan Pempov NTT untuk dapat membantu menyiapkan rumah sakit lain untuk tempat perawatan pasien Covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati di Kupang, Jumat (13/11/2020).

Baca juga: Sekolah Wajib Sedia Tempat Cuci Tangan

RSUD SK Lerik menyiapkan 20 ruangan isolasi untuk tempat perawatan pasien Covid-19, namun semuanya sudah hampir penuh.

Kendati demikian, kata Retnowati, sejumlah rumah sakit di Kota Kupang masih memungkinkan untuk menampung pasien Covid-19. "Kami akan menyurati Pemprov NTT untuk meminta bantuan menyediakan sejumlah rumah sakit cadangan untuk perawatan pasien Covid-19," tegas Retno.

Logo Ingat Pesan Ibu
Logo Ingat Pesan Ibu (ISTIMEWA)

"Rumah sakit kita di Kota Kupang pada umumnya masih mampu menampung pasien Covid-19," tambahnya.

Baca juga: Bendahara Siap Ganti Uang Masyarakat Desa Wolodhesa Yang Hilang

Ia mengatakan, Pemkot Kupang hanya menyiapkan ruangan isolasi untuk merawatan pasien yang terkonfirmasi Covid-19, sedangkan orang tanpa gejala (OTG) diharapkan bisa menjalani isolasi mandiri di rumah secara teratur.

Terpisah, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan, kasus Covid-19 di Kota Kupang terus meningkat sehingga berdampak pada keterbatasan ruangan isolasi bagi pasien.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan, Kota Kupang masuk dalam level sangat tinggi kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kota Kupang masuk dalam level sangat tinggi kasus Covid-19 dari 21 kabupaten/kota di NTT, sehingga perlu ada kewaspadaan masyarakat dalam mengantisipasi kasus Covid-19 untuk tidak meluas," kata Ernest Ludji, Jumat, (14/11).

Menurut Ernest, kasus Covid-19 telah menyebar di 40 kelurahan dari 51 kelurahan di Kota Kupang dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 254 orang.

Ernest mengatakan masih 11 kelurahan yang belum ditemukan adanya kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Ia menyebut ada dua kelurahan yang memiliki kasus Covid-19 sangat tinggi, yaitu Kelurahan Oesapa dan Kelurahan Oebobo.

"Dua kelurahan ini sangat padat dengan pemukiman penduduk sehingga risiko terjadinya penularan kasus Covid-19 sangat cepat," tandasnya.

Sampai dengan Kamis (12/11), jumlah kasus Covid-19 mencapai 254 orang. Pasien yang telah sembuh sebanyak 119 orang, sedangkan yang masih dalam perawatan medis 125 orang serta meninggal dunia 10 orang.

"125 orang yang masih dalam perawatan medis tersebar di delapan rumah sakit di Kota Kupang," ujar Ernest.

Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker;
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (ant)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved