Public Service Pos Kupang
Lubang Besar di Jalan Claret Matani
Saat musim hujan sekarang ini, ternyata ditemukan banyak kubangan di Jalan Claret, Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang
POS-KUPANG.COM - Saat musim hujan sekarang ini, ternyata ditemukan banyak kubangan di Jalan Claret, Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang. Hal ini terjadi karena ada lubang di sepanjang jalan tersebut.
Beberapa titik lubang yang ada di sepanjang ruas jalan Claret, digenangi air hingga lubangnya tertutup. Terlihat di beberapa titik lubang yang digenangi air, membuat para pengendara yang melewatinya berhati-hati akibat jalan yang licin dan lubang yang tidak terlihat oleh air menutup lubang tersebut.
Biasanya pada musim hujan para pengguna jalan mulai berhati-hati dalam berkendaraan, karena ada beberapa titik di jalan Claret yang berlubang dan sudah tertutup air hujan.
Baca juga: 9 Pasien Covid-19 di Manggarai Masih Dirawat di Golo Dukal
Lubang yang sudah tertutup genangan air ini, dapat menyebabkan kecelakaan karena lubang di jalan tersebut tertutup air. Pengedara kadang melintas dengan kecepatan sedang dan tinggi di genangan air tersebut yang bisa menyebabkan kecelakaan.
Sering terjadi kecelakaan atau orang yang jatuh pada musim hujan di jalan Claret. Mereka yang jatuh itu karena tidak tahu ada lubang yang sudah ditutup air, maka ban motornya masuk ke dalam lubang dan jatuh.
Baca juga: Memilih Pemimpin Bernurani Rakyat
Pada musim hujan masyarakat mengeluh dengan keadaan jalan ini, tetapi juga pada musim panas karena persoalan banyaknya debu dari jalan yang masuk ke rumah warga, kios-kios. Hal ini mengganggu pengguna jalan, dan terutama bisa mengganggu kesehatan warga.
Kami berharap pemerintah dapat memperbaiki jalan ini, supaya masyarakat di sepanjang jalan ini tidak lagi terganggu oleh debu dan kubangan saat hujan. Dengan demikian masyarakat yang menggunakan jalan ini dapat berkendaraan dengan aman dan nyaman.
Terimakasih
Yogi
Warga Desa Penfui Timur
Tanggapan
Perbaikkan Jalan Sudah Disetujui Bupati Kupang
MEMANG benar jalan Claret di Matani ini mengalami rusak parah. Saat musim hujan lubang-lubang di jalan akan digenangi air hujan, dan rawan kecelakaan.
Kami bersama dengan tokoh masyarakat sudah bertemu langsung Bapak Bupati Kupang. Respon Pak Bupati Kupang akan rehap atau perbaiki jalan Claret dan Matani.
Bulan November 2020 kalau bisa sudah habis persiapannya. Kami juga bersama pihak PU kabupaten merancang plafon dana yang sudah dipersiapkan atau ditetapkan untuk perbaikan jalan ini. Semuanya sudah terakomodir dan sudah dibicarakan dengan Pak Bupati.
Saya merencanakan untuk meninjaklanjuti pada bulan ini akan bertemu dengan pak Bupati untuk menanyakan bagaimana dengan tindaklanjuti pernyataan yang sudah kami buat bersama. (cr5)
Kepala Dusun IV
Fredik Taebenu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/lubang-besar-di-jalan-claret-matani.jpg)