Rabu, 8 April 2026

Brimob Ultah Ke-75. Ini Ceritera Berdirinya, Inisiatif Jepang Hingga Berubah Nama Dari Mobrig

Korps Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Republik Indonesia (Polri)  hari ini, 14 November, merayakan ulang tahun yang ke-75. Ini sejarahnya

Editor: Hermina Pello
ISTIMEWA
Suasana apel pemberangkatan personil Sat Brimob Polda NTT yang akan melaksanakan tugas BKO Polda Metro Jaya di Mako Satuan Brimob Polda NTT, Jalan Timor Raya, Kota Kupang, Selasa (23/4/2019). 

POS-KUPANG.COM -  Korps Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Republik Indonesia (Polri)  hari ini, 14 November, merayakan ulang tahun yang ke-75.

Brimob memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak zaman penjajahan Jepang. Namanya juga berganti-ganti, mulai dari Tokubetsu Kaisatsu Tai, Polisi Istimewa, Mobrig (Mobil Brigade), hingga Brimob.

Dikutip laman resmi Brimob, kelahiran Brimob terjadi sekitar 1943-1944, yaitu saat momen perang Asia Timur Raya.

Jepang yang mengalami kekalahan dua kali berturut-turut kemudian mengubah strateginya, yaitu dengan menambah tenaga bantu militer.

Orang-orang Indonesia pun diubahnya menjadi tentara dalam organisasi-organisasi semimiliter dan militer.

Ada Seinendan, Keibodan, Heiho, Pembela Tanah Air (Peta), dan terakhir Tokubetsu Keisatsu Tai yang merupakan cikal bakal Brimob.

Tokubetsu Keisatsu Tai lahir pada April 1944.

Anggotanya adalah polisi muda dan pemuda polisi.

Para calon anggotanya diasramakan dan dapat pendidikan serta latihan kemiliteran dari tentara Jepang.

Tokubetsu Keisatsu Tai didirikan di setiap Karesidenan di seluruh Jawa, Madura, dan Sumatera.

Pada akhir 1944, kekuatan satu kompi beranggotakan antara 6-200 orang.

Baca juga: Hari Ulang Tahun ke 75, Brimob Untuk Indonesia

Ketika Jepang menyerah pada sekutu dan Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, pada saat itu pula masa penggemblengan Tokubetsu Keisatsu Tai telah cukup.

Bersama-sama dengan rakyat dan berbagai kesatuan lainnya, anggota Tokubetsu Keisatsu Tai bahu-membahu dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejak Jepang menyerah kepada sekutu, maka seluruh satuan semimiliter dan militer di Indonesia dibubarkan.

Satu-satunya kesatuan yang masih boleh memegang senjata adalah Tokubetsu Keisatsu Tai.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved