Nikita Mirzani Hadapi Masalah Besar Ustaz Maaher dan Anggota Laskar Ancam Kepung Rumahnya, Kok Bisa?
Dalam beberapa statusnya di Instagram, banyak warganet mengungkapkan kekecewaannya terhadap komentar Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani Hadapi Masalah Besar Ustaz Maaher dan Anggota Laskar Ancam Kepung Rumahnya, Kok Bisa?
POS-KUPANG.COM, JAKARTA-- Perkataan Nikita Mirzani yang dianggap melecehkan Imam Besar Front pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menuai polemik di kalangan publik.
Nama Nikita Mirzani bahkan menjadi trending topik di Twitter Indonesia lantaran jadi bahan perbincaraan warganet.
Dalam sebuah siaran langsung di nstagram, Nikita dianggap telah mencibir Habib Rizieq hingga melecehkan julukan habib.
Awalnya, Nikita Mirzani menyinggung mengenai penjemputan Habib Rizieq yang menyebabkan kemacetan lalulintas di ruas tol.
"Gara-gara Habib Rizieq sekarang pulang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan," ujar Nikita.
Nikita juga berbicara sinis tentang kepulangan Habib Rizieq Shihab.
Ia bahkan, menyebut kepulangan Habib Rizieq nantinya akan kembali 'membuat ulah' dengan menggelar aksi-aksi demonstrasi.
“Sekalinya pulang bikin ulah. Ini manusia bikin ulah terus. Ntar bikin demo apa. 712 atau 717. Kayak begitu diagung-agungkan. Setahu gue Habib itu, nama Habib itu tukang obat. Screenshoot, bye,” kata Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani sudah menebak akan ada beberapa orang yang merekam hal tersebut. Namun Nikta Mirzani tidak khawatir.

"Nanti banyak antek-anteknya nih ya mulai ya, enggak takut juga gue," katanya.
Perkataan Nikita Mirzani rupanya telah menyinggung pendukung Habib Rizieq.
Dalam beberapa statusnya di Instagram, banyak warganet mengungkapkan kekecewaannya terhadap komentar Nikita Mirzani.
"Auto unfollow .. klo nyai gasuka sama imam kami gausah lah berkomentar yg aneh" smpe menghina kaya gitu,cukup diam saja . Mendengar habib, cucu rasulullah di hina seperti itu marah,sakit hati bgt rasanya," tulis akun Fauziahberlin.
"Berani fitnah harus berani bertanggung jawab... Jangan cuman sangar diawal doang," tulis Jokoun.