Minggu, 26 April 2026

BARU TERUNGKAP! Putri Diana Terkena Ledakan Granat Pasukan Khusus SAS, Rambut Putri Inggris Terbakar

Kisah Putri Diana yang Pernah Celaka saat Jalani Latihan Antiteror Bersama SAS, Pasukan Khusus Terbaik di Dunia Milik Inggris

Editor: Bebet I Hidayat
Anwar Hussein
Putri Diana, BARU TERUNGKAP! Putri Diana Terkena Ledakan Granat Pasukan Khusus SAS, Rambut Putri Inggris Terbakar 

POS-KUPANG.COM - BARU TERUNGKAP! Rambut Putri Diana Terbakar Akibat Terkena Ledakan Granat Pasukan Khusus SAS Inggris.

Special Air Service (SAS), merupakan pasukan khusus terbaik di dunia, paling terlatih, sekaligus tertua.

Dibuat berdasarkan dinas udara khusus yang legendaris, yang terbukti berada di sela-sela Perang Dunia Kedua,

hari ini pasukan khusus SAS dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Baca juga: Surat Mengerikan Putri Diana Sebelum Tewas Kecelakaan Bersama Dodi Al Fayed, Seperti Sebuat Firasat

Baca juga: BARU TERUNGKAP! Sisi Gelap Putri Diana, Kubur Bayi di Taman, Aib Mendiang Pangeran Charles Terkuak

SAS dirancang untuk melakukan operasi pengintaian dan sabotase serta subversif di belakang musuh.

Selain unit yang dirancang untuk aksi di lingkungan militer, layanan ini memiliki tim anti-teroris khusus.

Diana dan <a href='https://kupang.tribunnews.com/tag/sas' title='SAS'>SAS</a> Inggris
Putri Diana dan SAS Inggris

Pasukan khusus ini juga melakukan tugas melatih putri kerajaan Inggris dalam latihan antiteror, termasuk pernah melatih mendiang Putri Diana.

Sejak Princes (Putri) Diana Spencer menjadi isteri Pangeran Charles (1981), Kerajaan Inggris pun demi memberi jaminan keamanan keduanya.

Kerajaan Inggris menerapkan prosedur tetap dengan cara melibatkan keduanya dalam latihan antiteror yang digelar pasukan elit Inggris, Special Air Service ( SAS ).

Tujuan pasukan SAS melibatkan para Putri Kerajaan dalam latihan antiteror yang digelar secara khusus, adalah jika pada kondisi tertentu para Putri Kerajaan Inggris sampai disekap oleh teroris,

mereka akan terbiasa dengan cara-cara SAS melakukan aksi pembebasan sandera melalui operasi militer.

Latihan simulasi operasi pembebasan sandera yang diikuti Putri Diana bersama pasukan SAS (1983) termasuk yang paling ‘serius’, karena Diana harus terbiasa dengan suara letusan senjata dan ledakan granat cahaya.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu! Satu Lagi Rahasia Putri Diana Pangeran Charles Terbongkar

Meskipun granat dan peluru yang digunakan SAS dalam operasi pembebasan ‘sandera Diana’ bukan merupakan amunisi asli,

ledakan suara tembakan peluru dan granat cahaya tetap sangat keras.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved