Selasa, 5 Mei 2026

Jokowi Serahkan 20.760 Sertifikat Tanah Bagi Warga NTT

Penyerahan sertifikat secara virtual tersebut dilaksanakan dalam rangka bulan bakti agraria dan tata ruang tahun 2020.

Tayang:
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Warga Kota Kupang yang menerima sertifikat secara simbolis menunjukkan sertifikat saat acara penyerahan secara virtual di Aula Fernandez Kota Kupang, Selasa (9/11).  

Jokowi Serahkan 20.760 Sertifikat Tanah Bagi Warga NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Presiden RI Joko Widodo  menyerahkan secara simbolis 10 juta sertifikat tanah bagi masyarakat Indonesia. Penyerahan sertifikat secara virtual tersebut dilaksanakan dalam rangka bulan bakti agraria dan tata ruang tahun 2020.

Penyerahan Sertifikat Tanah Kepada Rakyat Secara virtual yang berlangsung pada Senin (9/11) dan diikuti oleh pemerintah dan masyarakat di 31 provinsi dan 201 kabupaten kota. 

"Dalam rangka bulan bakti agraria dan tata ruang hari ini saya bagikan 1 juta sertifikat tanah bagi masyarakat di 31 Provinsi dengan 201 kota kabupaten," ujar Presiden Jokowi saat sambutan. 

Jokowi mengatakan, Kementerian ATR BPN bersama jajaran hingga ke daerah harus bekerja keras dan memiliki target untuk menyelesaikan pengurusan sertifikat pada 2025. Ia mengatakan, pemerintah pusat menargetkan pada tahun 2025, seluruh bidang tanah di Indonesia sudah harus bersertifikat, termasuk untuk tempat dan bangunan tempat ibadah. 

Pada 2017, jelas Jokowi, pemerintah telah mengeluarkan 5,4 juta sertifikat. Pada tahun 2018 sejumlah 9,3 juta sertifikat tanah, tahun 2019 sejumlah 11,2 juta sertifikat dan tahun 2020 sebanyak 10 juta sertifikat

"Pada tahun 2020 kita targetkan 7 juta sertifikat karena pertimbangan adanya kendala pandemi Covid 19. Tapi ternyata hasilnya bisa keluarkan 10 juta sertifikat," katanya.

Pengurusan sertifikat tanah, pesan Jokowi, hendaknya dilakukan dengan segera dan cepat dan tidak berbelit-belit. Hal tersebut harus diselesaikan segera mengingat kebutuhan masyarakat akan bukti kepemilikan tanah.

"Sertifikat itu bukti jaminan kepemilikan yang juga berguna untuk mencegah sengketa soal tanah, hendaknya dilakukan pengurusan sertifikat sebagai bukti kepemilikan bagi pihak yang sah secara hukum," tambah Presiden Jokowi.

Presiden juga mengingatkan pada masyarakat yang sudah mendapatkan sertifikat untuk dapat menggunakannya sebaik-baiknya. 

Ia juga mengungkapkan terima kasih kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang bersama Badan Pertanahan Nasional yang telah bekerja keras untuk mengurus semua sertifikat bagi masyarakat ini.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu laiskodat menyampaikan apresiasi kepada presiden RI Jokowi. Ia mengatakan bahwa momentum tersebut harus menjadi perhatian bagi pemerintah di level provinsi dan kabupaten agar dapat memacu target kinerja sehingga dapat optimalisasi pelayanan kemasyarakatan sebagaimana yang diharapkan presiden. 

"Berkaitan dengan momentum kegiatan hari ini, sungguh spektakuler dan kegiatan hanya salah satu dari sekian banyak hal yang dibuat oleh bapak presiden RI. Atas nama rakyat NTT saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada bapak Presiden RI, Joko Widodo," katanya. 

Kepala Kantor ATR/BPN NTT melalui Kepala Bidang Penetapam hak dan pendaftaran, Supriyadi mengatakan sebanyak 20.760 sertifikat yang diberikan secara simbolis oleh Presiden RI Jokowi bagi warga NTT. Jumlah itu tersebar di 22 Kantor ATR BPN se NTT. 

"Kita sudah tuntas (pengurusan sertifikat), sudah selesai dari bulan lalu, kita akan serahkan setelah penyerahan simbolis dari presiden Jokowi," katanya kepada wartawan. 

Ia mengatakan, sebanyak 50 orang penerima sertifikat dari Kota Kupang hadir dalam acara penyerahan secara virtual yang berlangsung di Aula Fernandez Kota Kantor Gubernur NTT. Selain di Kupang, jelas Supriyadi, penyerahan secara virtual juga diikuti oleh para penerima sertifikat dari 7 kantor ATR BPN kabupaten di NTT.  Di kabupaten, kegiantan penyerahan sertifikat secara simbolis diikuti 25 sampai 30 orang. 

Marce Falo (34), warga Kolhua Kota Kupang yang hadir dalam acara penyerahan itu mengaku senang. Ia mengatakan, baru mengurus sertifikat untuk tanah sebulan lalu. Lahan yang dibelinya kelurahan kolhua selias 147 m2 itu kini telah memiliki sertifikat sebagai bukti resmi hak miliknya. 

Baca juga: Polisi Lidik Kasus Penganiayaan Wakasek SMPN 6 Lembor Kabupaten Mabar

Baca juga: Tak Tahan Mantan Istrinya Terus Dipojokkan Karena Video Syur 19 Detik, Gading Marten Angkat Bicara

Baca juga: Kontroversi Habib Rizieq, Dari Insiden Monas, Terseret Kasus Pidana hingga Kembali dari Arab Saudi

"Saya senang karena urusannya (sertifikat) berjalan lancar, ini kita diundang untuk terima secara simbolis dari Presiden Jokowi," ungkapnya. (Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong) 

 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved