Penanganan Covid
Ingatkan Jemaah Umrah Soal Covid-19
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan empat hal yang harus dilakukan jemaah umrah
POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan empat hal yang harus dilakukan jemaah umrah agar terhindar dari penularan virus corona.
Pertama, kata Wiku, jemaah diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan (3M).
"3M merupakan langkah pencegahan utama yang harus dilakukan masyarakat, termasuk mereka yang menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci," ujar Wiku, Senin (2/11/2020).
Baca juga: Perempuan Usia 77 Tahun di Nagekeo Positif Corona, Jubir: Pelaku Perjalan dari Papua
Kedua, Wiku meminta jemaah mereka untuk mengonsumsi makanan bergizi dan beristirahat yang cukup. Ketiga, jemaah diminta mengikuti arahan dari para petugas yang ada di Tanah Suci selama menjalankan ibadah umrah.
"Keempat, sebagai langkah screening, baik sebelum maupun sesudah menjalankan ibadah umrah, kami meminta masyarakat untuk melakukan testing untuk memastikan status kesehatannya," tegas Wiku.
Baca juga: Jalan ke SDN Fatubena Kolhua Rusak Berat
Diberitakan, sebanyak 253 orang jemaah bertolak dari Bandara Soekarno Hatta menuju Arab Saudi seiring pembukaan kembali layanan penerbangan ibadah umrah, Minggu (1/11).
Layanan penerbangan ibadah umrah dari Indonesia sebelumnya ditutup selama hampir delapan bulan sejak Februari 2020 lalu akibat pandemi Covid-19.
Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, rombongan jemaah umrah tersebut diterbangkan menggunakan pesawat Boeing 777-300 milik maskapai Saudia. Para jemaah berangkat dari Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 10.45 WIB dan diperkirakan mendarat di Arab Saudi sekitar pukul 16.30 waktu setempat.
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim memastikan, rombongan pertama jemaah umrah Indonesia sudah bisa bertolak ke Jeddah, Arab Saudi. Arfi menyebut, sistem umrah ini bersifat Business to Business (B2B) antara penyelenggara umrah swasta di Arab Saudi dengan penyelenggara umrah di Indonesia yang bekerja sama untuk proses penerbitan visa.
Keberangkatan ini tidak melalui pemerintah, tetapi melalui agen perjalanan yang memberangkatkan jemaah.
Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker;
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (kompas.com)