Breaking News:

Berita Ende Hari ini

Pengiriman Sabu-sabu Jawa Barat- Ende Diintai Polisi Buru Pemesan dan Pengirim

Pengiriman 10 bungkus sabu-sabu dari Tasikmalaya, Jawa Barat ke Ende Nusa Tenggara Timur ( NTT) ternyata sudah cukup lama diintai

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Kapolres Ende AKBP Albertus Andrea didampingi Kasatreskrim AKP Lorensius dan Narkoba Polres Ende IPTU Tomy Kapasiang di Polres Ende, Rabu (28/10/2020). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Pengiriman 10 bungkus sabu-sabu dari Tasikmalaya, Jawa Barat ke Ende Nusa Tenggara Timur ( NTT) ternyata sudah cukup lama diintai oleh pihak kepolisian Polres Ende.

Namun, hingga saat ini Polres Ende baru berhasil menetapkan satu orang tersangka yang diduga merupakan kurir narkoba. Tersangka tersebut berinisial SON (30) tinggal di Ende.

SON ditangkap oleh polisi di kantor jasa pengiriman barang di Ende usai mengambil paket sabu-sabu dari Tasikmalaya tersebut pada Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda Pelajar SMAN 1 Insana, TTU Luncurkan Mading Sekolah

Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana, kepada wartawan di Polres Ende, Rabu (28/10/2020), mengatakan, pengiriman 10 bungkus sabu-sabu tersebut sudah cukup lama diintai. "Sudah monitor sejak pengiriman," kata Kapolres.

Kapolres mengatakan, dari hasil penyelidikan diduga ada pengiriman paket sabu-sabu dari Tasikmalaya ke Ende.

Baca juga: Belum Ada Sampel Swab dari Sumba Timur yang Dikirim ke Kupang

Pada 25 Oktober 2020, SON mengambil paket sabu-sabu tersebut di kantor jasa pengiriman barang di Ende. Polisi langsung mengamankan SON saat hendak keluar dari kantor.

Paket tersebut kemudian dibuka oleh polisi. Polisi menemukan ada 10 bungkus plastik sabu-sabu yang diselipkan pada celana jeans.

Polisi lalu menahan SON di Polres Ende dan menyita barang bukti 10 bungkus sabu-sabu tersebut, celana jeans dan kemasan paket.

Polisi juga menyita handphone merk samsung dan sepeda motor yang digunakan SON.

Menurut Kapolres, lokasi tempat tinggal SON di wilayah Kota Ende. Lelaki berusia 30 tahun itu, kata Kapolres, merupakan pekerja swasta.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved