Minggu, 12 April 2026

Gubernur NTT Pastikan Lompatan Ekonomi 3000 Kali

GUBERNUR NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memastikan bahwa Provinsi NTT akan mengalami lompatan ekonomi hingga 3 ribu kali lipat

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat 

POS-KUPANG.COM - GUBERNUR NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memastikan bahwa Provinsi NTT akan mengalami lompatan ekonomi hingga 3 ribu kali lipat berkat sumber Energi Baru Terbarukan ( EBT) yang dimiliki.

Dengan tingkat iradiasi panas matahari tertinggi di Indonesia, maka Provinsi NTT akan menyumbangkan EBT yang sangat berlimpah untuk negara ini.

Gubernur Laiskodat menyampaikan itu saat memberikan sambutan pada penanaman 2000 pohon dalam rangka HUT ke-75 PLN di Desa Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Sensasi Baru Taman Bunga Tublopo: Tawarkan 10.000 Kincir Angin

Pada kegiatan itu diprakarsai PLN Cabang NTT dan Universitas Nusa Cendana Kupang itu, Gubernur Viktor mengatakan, hasil riset yang dilakukan Bank Dunia belum lama ini, menabiskan Provinsi NTT sebagai salah satu, bahkan satu -satunya provinsi yang memiliki iridiasi panas matahari tertinggi sekaligus memiliki kecepatan angin yang sangat konstan di Indonesia.

Gubernur Viktor mengajak seluruh elemen masyarakat mulai berpikir tentang EBT dan segera melupakan energi fosil.

Baca juga: Kasdam IV/Diponegoro Sambangi Mako Satgas Yonarmed 3/105 Tarik

Ia menjelaskan, saat ini, perusahaan -perusahaan besar di dunia mulai ramah terhadap renewable energi hundred percent yang menggunakan blue energi sebagai bagian EBT.

Presiden Jokowi, demikian Gubernur Viktor, telah mencanangkan dan memaksakan untuk EBT pada tahun 2024 harus menyentuh angka 23 persen. Sementara itu, saat ini secara nasional, PLN berada pada angka 10 -11 persen.

Artinya masih kurang sekitar 12 persen sehingga dibutuhkan kerja ekstra untuk mencapai target itu.

"Sebagai Gubernur saya pastikan bahwa dalam waktu yang tidak lama lagi lompatan ekonomi di provinsi ini akan mencapai 2000 bahkan 3000 kali lipat berkat EBT yang akan disumbangkan buat Negara ini, baik dari energi matahari, angin maupun bio masanya," tegas Gubernur Viktor.

Mantan anggota DPR RI ini memberikan apresiasi kepada pihak PLN dan Undana Kupang yang telah berpikir maju bukan saja untuk mengisi kekosongan energi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif membangun ekonomi mereka dalam mendukung energi di provinsi ini, yang adalah merupakan energi masa depan NTT.

Rektor Universitas Nusa Cendana, Fredrik L. Benu, dalam sambutannya menjelaskan, penanaman 2000 anakan pohon Lamtoro dan Kaliandra dilakukan di atas lahan seluas 5 hektar. Tanaman itu akan diolah menjadi Pembangkit Listrik di NTT.

General Manager PT PLN Cabang NTT, Agustinus Djatmiko, menyampaikan, momentum tersebut bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke 75.

Menurutnya, meskipun NTT tidak memiliki batu bara, tetapi renewable energinya sangat luar biasa.

Ia menjelaskan, untuk energi matahari menjadi energi listrik, NTT bisa mengaktifkan listrik hingga 9 jam sementara daerah lain hanya maksimal menyala 4 jam.

Terkait pemanfaatan sumber energi, ia menjelaskan, untuk kebutuhan cacahan pohon Kaliandra dan Lamtoro, setiap harinya PLN membutuhkan 30 ton cacahan dari kedua pohon ini untuk membangkitkan listrik.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved