Popularitas Ganjar Pranowo Salib Prabowo & Anies Baswedan Ini Penyebanya, Simak Info
Mengapa popularitas atau elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai bakal Calon Presiden / Capres 2024 menyalib Prabowo Subianto dan Anies Baswedan? Survei
Perolehannya sangat terjun bebas karena saat itu menjadi teratas sebesar 22,2 persen.
Sedangkan, Anies Baswedan memperoleh 14,4 persen, atau turun dari survei bulan
sebelumnya sebesar 15 persen.
Adapun 15 nama yang diajukan Indikator kepada
responden dengan pertanyaan, "Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa
gang akan bapak/ibu pilih sebegai presiden"
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Kolase TribunNewsmaker - Instagram Ganjar Pranowo)
Berikut Peringkat Popularitas Capres 2024 Menurut Survei terbaru Indikator Politik Indonesia
* Ganjar Pranowo 18,7 persen.
* Prabowo Subianto 16,8 persen.
* Anies Baswedan 14,4 persen.
* Sandiaga Salahuddin Uno 8,8 persen.
* Ridwan Kamil 7,6 persen.
* Agus Harimurti Yudhoyono 4,2 persen.
* Khofifah Indar Parawansa 4,0 persen.
* Gatot Nurmantyo 1,4 persen.
* M. Mahfud MD 1,3 persen.
* Airlangga Hartarto 1,2 persen.
* Puan Maharani 0,9 persen.
* Erick Thohir 0,8 persen.
* Tito Karnavian 0,4 persen.
* Muhaimin Iskandar 0,2 persen.
* Budi Gunawan 0,1 persen.
Survei Indikator dilaksanakan pada 24-30 September 2020 terhadap 1.200 responden
yang dipilih secara acak dari kumpulan sampel yang pernah diwawancarai langsung
oleh Indikator Politik Indonesia.
Survei terhadap 1.200 responden dilakukan melalui telepon karena dalam negeri sedang pandemi Covid-19.
Adapun margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.
Gerindra Melesat
Selain kandidat capres, Indikator Politik juga melakukan survei terkait elektabilitas partai
politik. Hasilnya, partai Gerindra mengalami kenaikan elektabilitas yang signifikan.
"Partai Gerindra naik kencang, PDIP stagnan, Demokrat dan PKS juga naik, paling
tinggi Gerindra," kata Burhanuddin.
Meski mengalami kenaikan yang signifikan, PDI Perjuangan masih memiliki elektabilitas
tertinggi, meski tidak mengalami pertambahan alias stagnan.
Burhanuddin menduga naiknya elektabilitas Partai Gerindra karena kemampuannya memainkan dua kartu. Dia menjelaskan Gerindra yang saat ini berada di pemerintahan, tapi di sisi lain partai ini juga menjaga beberapa tokoh yang tetap mengkritik pemerintah sehingga memberikan keseimbangan pemilih.
Berikut ini perkembangan elektabilitas partai politik di bulan September:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/anies-baswedan-ganjar-pranowo-dan-ridwan-kamil.jpg)