Jumat, 17 April 2026

Ada Sembilan Titik Panas di Pulau Sumba, Terhitung Tanggal 11-20 Oktober 2020

Sedangkan di Kabupaten Sumba Barat Daya di Wewewa Barat dan di Sumba Tengah terdapat di Kecamatan Umbu Ratu Nggai

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Umbu Mehang Kunda Waingapu, Elias L.Limahelu 

Ada Sembilan Titik Panas di Pulau Sumba, Terhitung Tanggal 11-20 Oktober 2020

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Titik panas atau hotspot di Pulau Sumba selama 10 hari di Bulan Oktober 2020 ,yakni dari tanggal 11-20 Oktober sebanyak sembilan titik. Dari jumlah itu, sebaran terbanyak di Kabupaten Sumba Timur, yakni tujuh titik

Hal ini disampaikan Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Umbu Mehang Kunda Sumba Timur, Elias L. Limahelu, Kamis (22/10/2020).

Menurut Elias, jumlah sebaraan titik panas atau hotspot di Pulau Sumba berdasarkan data modis (satelit terra dan Aqua) selama awal Bulan Oktober terdapat sembilan titik panas atau hotspot.

"Dari sembilann hotspot itu, Kabupaten Sumba Timur paling banyak terdapat titik panas, yakni tujuh titik.

Sedangkan dua titik masing-masing, satu titik di Kabupaten Sumba Tengah dan Sumba Barat," kata Elias.

Dijelaskan, kejadian titik panas di Sumba Timur terjadi di Kecamatan Pandawai, Paberiwai, Lewa, Rindu Umalulu dan Haharu. Sedangkan di Kabupaten Sumba Barat Daya di Wewewa Barat dan di Sumba Tengah terdapat di Kecamatan Umbu Ratu Nggai

"Hotspot ini dengan tingkat kepercayaan 81-100 persen," katanya.

Dia merincikan, titik panas di Kecamatan Pandawai terjadi pada tanggal 18 Oktober, di Kecamatan Paberiwai pada tanggal 13 Oktober, di Kecamatan Haharu terjadi pada tanggal 13 Oktober 2020, Kecamatan Rindi Umalulu pada tanggal 13 dan tanggal 20 Oktober 2020.

Sedangkan di Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya terjadi pada tanggal 15 Oktober 2020 dan di Kecamatan Umbu Ratu Nggai pada tanggal 13 Oktober 2020.

Baca juga: Bupati Sikka F.Roberto Diogo Berharap Bank NTT Lakukan Perbaikan Pelayanan

Baca juga: Sebut Timor Leste Jadi Boneka China, Ramos Horta Geram Pada Wartawan Lalu Bilang Begini: Itu Konyol!

Baca juga: Jadwal MotoGP 2020 Terbaru Minggu 25 Oktober 2020, Race MotoGP Teruel Lebih Awal dari Moto2

Baca juga: Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Laksanakan Patroli Unserveyed Segment Wilayah Nunpo, Info

Elias mengimbau kepada masyarakat di Pulau Sumba agar tidak membakar lahan sehingga dapat menghindari kerusakan lahan. "Karena, akibat kebakaran lahan, akan menimbulkan asap yang dapat mengganggu kesehatan dan saluran pernafasan," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved