Kamis, 16 April 2026

Berita Borong Hari Ini

Kasus Stunting di Matim Terendah di NTT Hanya 16,5 Persen

Kabupaten Manggarai Timurmerupakan salah satu kabupaten dari 22 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT yang memiliki kasus stunting terendah

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Sekda Manggarai Timur Ir Boni Hasudungan Siregar. 

POS-KUPANG. COM | RUTENG----Kabupaten Manggarai Timur (Matim) merupakan salah satu kabupaten dari 22 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT yang memiliki kasus stunting terendah.

Berdasarkan data presentasi status gizi Balita (0-59 bulan) Provinsi NTT Periode Frebuari Tahun 2020 yang diberikan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Manggarai Timur Ir Boni Hasudungan Siregar Kepada POS-KUPANG. COM, Minggu (18/10/2020), Kabupaten Manggarai Timur hanya memiliki presentasi 16,5 persen dari 22 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT.

Sekda Boni juga mengatakan, stunting merupakan klasifikasi dari indikator status gizi TB/U (Tinggi Badan/usia). Anak yang dikatakan stunting adalah ia yang memiliki tinggi badan tidak sesuai dengan umurnya, biasanya ia akan lebih pendek dari pada anak seusianya. Stunting merupakan akibat dari kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang panjang, sehingga anak tidak bisa mengejar ketertinggalan pertumbuhan tinggi badannya.

Baca juga: Polemik Pengangkatan Plt. Kepala BKPSDMD Sumba Timur - Thomas Peka Rihi Telah Ikut Seleksi

Dikatakan Sekda Boni, dari hasil perhitungan melalui Aplikasi Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM) Provinsi NTT periode Februari 2020, untuk Kabupaten Manggarai Timur Stunting 16,5% terendah di NTT (rata rata NTT 27,9%).

"Untuk Angka Stunting Manggarai Timur terendah atau lebih baik dari kabupaten lain,"kata Sekda Boni.

Sekda Boni juga menyarankan POS-KUPANG.COM untuk yang lebih teknis terkait dengan penanganan stunting di Kabupaten Matim ditanyakan langsung ke Dinas Kesehatan.

Baca juga: Babinsa Dan Babimkabtimbas di Biboki Selatan Tegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur dr Surip Tintin ketika dikonfirmasi POS-KUPANG. COM belum bisa memberikan penjelasan terkait Stunting ini karena masih sedang bertugas. (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved