Kamis, 16 April 2026

Rapat Kerja Anggota DPRD Nagekeo 'Sehari' Bahas Soal Partisipasi Perempuan dan Hak Anak

kampanye freedom online dengan tema khusus partisipasi perempuan dan anak dalam pembangunan yang dapat bermanfaat

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Suasana saat kegiatan Girls Take Over menjadi anggota DPRD 'sehari' di ruang rapat DPRD Nagekeo, Senin (12/10/2020). 

Rapat Kerja Anggota DPRD Nagekeo 'Sehari' Bahas Soal Partisipasi Perempuan dan Hak Anak

POS-KUPANG.COM | MBAY --Memperingati hari anak perempuan sedunia, 11 Oktober 2020 Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII) menyelenggarakan kegiatan Girls Take Over dengan tema Freedom Online.

Kegiatan Girls Take Over ini melibatkan 15 anak anak perempuan Nagekeo dengan kisaran umur 15 sampai 18 tahun yang diambil dari beberapa SMP dan SMA di Nagekeo dengan seleksi yang sangat ketat.

Rangkaian kegiatan itu satu diantaranya, menjadi pimpinan dan anggota DPRD Nagekeo "sehari".

Mereka mengambil alih jabatan pimpinan dan anggota dewan sehari di ruang rapat paripurna utama DPRD Nagekeo dan melaksanakan rapat kerja, Senin (12/10/2020).

Rapat kerja tersebut mengagendakan kampanye freedom online dengan tema khusus partisipasi perempuan dan anak dalam pembangunan yang dapat bermanfaat bagi pembangunan di nagekeo.

Ketua DPRD Nagekeo 'sehari' Karmelita dari SMA Katolik St. Theresia Danga yang didampingi Wakil Ketua l Prastika (SMAK Santres) dan Wakil II Veronika (SMP Patimura Wudu).

Karmelita pada kesempatan itu menyampaikan dan membahas berbagai persoalan seputaran isu perempuan dan anak.

"Hari agenda kita mengadakan rapat kerja membahas berbagai persoalan seputar peran dan partisipasi hak anak," ujar Mitha penuh semangat.

Rapat berlangsung berlangsung alot dan hujan interupsi dari anggota DPRD sehari lainnya. Mereka penuh semangat dan memanfaatkan kesempatan siang itu untuk belajar di lembaga DPRD Nagekeo.

Saat itu ada beberapa isu yang berhasil disepakati dan direkomendasikan bersama oleh anggota DPRD sehari yang diserahkan kepada Wakil Ketua l DPRD Nagekeo Yosefus Dhenga.

Adapun beberapa rekomendasi tersebut diantaranya penguatan forum anak di desa atau kelurahan, Musrenbang anak, rumah aman bagi anak di tingkat Kabupaten Nagekeo gerakan kembali ke sekolah bagi anak yang putus sekolah.

Program Implementasi Area Manager Yayasan Plan International Indonesia, Eka Hadiyanto, menyebutkan 15 anak yang dipilih menjadi anggota DPRD terlebih dahulu melakukan seleksi di setiap sekolah-sekolah.

Mereka dipilih berdasarkan materi yang diberikan oihak Plan berupa video dan esay berisi tentang pandangan anak terhadap kebebasan anak, kebebasan berkarya dan berpendapat.

Eka mengatakan dalam rangka Hari Anak Perempuan Internasional 2020, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) kembali menggelar #Girlstakeover: Sehari Jadi Pemimpin 2020 di bulan Oktober dengan tema Freedom Online.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved