Breaking News:

Berita Kupang Hari Ini

Penguatan Karakter Siswa ADEM 3T SMAK Giovanni Intensifkan Pendampingan

SMAK Giovanni Kupang mengadakan kegiatan pendampingan intensif lanjutan bagi siswa-siswi ADEM 3T, di Boneana, Oematnunu, Kupang Barat

Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Kanis Jehola
HUMAS SMAK GIOVANNI KUPANG
PENDAMPINGAN -Kegiatan pendampingan siswa-siswi ADEM 3T di Boniana, Oematnunu, Kupang Barat, Minggu (11/10/2020) 

POS KUPANG.COM, KUPANG- SMAK Giovanni Kupang mengadakan kegiatan pendampingan intensif lanjutan bagi siswa-siswi ADEM 3T, di Boneana, Oematnunu, Kupang Barat, Minggu (11/10/2020).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala SMAK Giovanni, RD.Drs. Stefanus Mau, Koordinator ADEM 3T, Drs. Yohanes Lelan, para pendamping Veby Lak Apu, S.Pd, Maria Knaofmone, S.Pd, Maria Ivon Diaz Alfi, A.Md, dan 32 siswa ADEM 3T SMAK Giovanni. Hadir pula dua frater yakni Fr. Octavianus Ude Ta'a dan Fr. Jemz Manhitu.

Dalam rilis yang dikirim Humas, Yohanes Lelan, Selasa (13/10/2020), Kepala SMAK Giovanni, RD. Drs. Stefanus Mau, dalam arahannya menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada pemerintah yang masih memberikan perhatian besar melalui Program ADEM bagi siswa-siswi dari daerah 3T untuk mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah yang bermutu di kota.

Baca juga: Kampanye Digital dan Buzzer Politik

"Kita semua bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah, karena sampai sekarang pemerintah belum menghapus program ADEM 3T. Bahwa pemerintah masih memberikan perhatian yang begitu besar kepada anak-anak dan orang tua. Bukan soal orang tua tidak mampu atau mampu tetapi bahwa ada satu program dari pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar, mengalami suatu kebaikan, kemurahan Tuhan berada di kota. Anak-anak diberi kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri secara maksimal,",kata Romo Stef.

Baca juga: Bupati Don Sebut Bercocok Tanam dan Memetik Cengkeh Wisata Bagi Orang Luar yang Sangat Mahal

Lebih lanjut Romo Stef menegaskan, meskipun ada kesempatan yang baik bagi anak-anak untuk belajar, namun itu kembali kepada masing-masing pribadi untuk menyikapi situasi yang ada dan memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya untuk membekali diri dan mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki untuk hidup ke depannya.

Siswa ADEM 3T dituntut untuk belajar berprestasi. Karena itu, tunjukanlah bahwa anak-anak semua telah diseleksi secara baik di kabupaten masing-masing dan mau menata masa depan untuk mengangkat harkat dan martabat diri, harkat dan martabat keluarga.

Perlu diketahui, bahwa program ADEM adalah Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) bagi siswa-siswi dari wilayah tertinggal, terpencil dan terluar (3T).

Siswa-siswi tersebut berasal dari kabupaten-kabupaten, diseleksi oleh pemerintah lalu dikirim ke sekolah-sekolah yang memenuhi kriteria tertentu untuk dididik dan dibina sampai mereka tamat SMA/SMK.

Siswa ADEM 3T SMAK Giovanni berjumlah 32 orang. Kelas XII ada 6 siswa, kelas XI ada 14 orang dan kelas X ada 12 orang.

Di bagian evaluasi, Drs. Yohanes Lelan menyampaikan supaya setiap siswa membuat evaluasi berkaitan dengan keaktifan dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, penggunaan waktu belajar, pergaulan, pengelolaan emosi dan kehidupan di asrama.

"Evaluasi ini penting untuk melihat kekurangan-kekurangan juga kelebihan-kelebihan, kesulitan-kesulitan juga hambatan-hambatan yang dialami selama beberapa bulan terakhir ini. Apa yang sudah baik dipertahankan dan ditingkatkan dan yang belum baik diperbaiki ke depan,"kata John,sapaan akrabnya, sebagai salah satu pendamping.

Ewaldus Besteas mengungkapkan kegembiraannya karena boleh mengikuti kegiatan seperti ini.

"Mantap sekali kegiatannya. Saya senang sekali karena boleh sekolah di SMAK Giovanni dan boleh mengikuti banyak kegiatan yang sangat berguna", kata Waldus yang sedang duduk di kelas XII IPS 4.

Adriana Banya Lingu menyampaikan kesannnya demikian.
"Saya merasa bersyukur karena saya belajar banyak dari kegiatan seperti ini. Ada banyak nasehat yang penting untuk saya. Saya belajar supaya mandiri dalam banyak hal," tutur Adriana Banya Lingu, siswi kelas XI IPA 3.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan rekreasi bersama (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gerardus Manyella)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved