Kamis, 14 Mei 2026

Aliansi Selamatkan Indonesia Gelar Seruan Doa Bersama ,Info

Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui Facebook PMKRI Waingapu, Youtube Ana Tana Production dan Instagram Ervin Awang.

Tayang:
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Dokumentasi PMKRI Cabang Waingapu
Aliansi Selamatkan Indonesia (ASIN) pose bersama Direktur Postulat Redemtoris, P.Ofan Rowa, CSsR saat kegiatan seruan doa bersama di Marga Siswa PMKRI Waingapu, Sumba Timur, Kamis (8/10/2020). 

Aliansi Selamatkan Indonesia Gelar Seruan Doa Bersama

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU - Aliansi Selamatkan Indonesia (ASIN) menggelar seruan doa bersama untuk Indonesia. Beberapa pokok doa bersama antara lain mendoakan buruh Indonesia dan juga soal UU Cipta Kerja.
Kegiatan utama doa bersama ini berlangsung di Marga Siswa PMKRI Waingapu, Sumba Timur, Kamis (8/10/2020).

ASIN ini merupakan aliansi yang terdiri dari PMKRI Calon Cabang Waingapu dan Komunitas Ana Tana.
Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui Facebook PMKRI Waingapu, Youtube Ana Tana Production dan Instagram Ervin Awang.

Doa bersama ini dipimpin P. Ofan Rowa, CSsR.

Ketua PMKRI Calon Cabang Waingapu, Hendrik H.L. Manu mengatakan, Seruan doa bersama yang digelar PMKRI Waingapu dan Komunitas Ana Tana itu merupakan momentum kepekaan sebagai anak bangsa yang peduli terhadap kondisi bangsa Indonesia saat ini.

Menurut Hendrik, kegiatan itu digelar berdasarkan rujukan dari pengurus pusat PMKRI dan juga kelompok Cipayung plus yang menggelar aksi di Jakarta.

"Mahasiswa sebagai generasi penerus harus peka terhadap kondisi bangsa saat ini. Kita lihat bahwa saat ini kita berduka , artinya Indonesia tidak dalam keadaan baik-baik saja," kata Hendrik.

Dalam seruan doa bersama itu, Hendrik mengakui berdoa untuk para buruh Indonesia, UU Cipta Kerja, Pemerintah RI dan juga DPR RI. "Kita doakan agar semua berjalan baik tanpa ricuh," ujarnya.

Terkait adanya penilaian bahwa aliansi itu tidak berbobot, ia mengatakan, hidup itu tanpa iman adalah mati.
Ketua Komunitas Ana Tana, Kristiani Pedi saat itu mengatakan, seruan doa bersama itu bertujuan agar mendoakan Indonesia tetap aman dan damai. "Momentum ini kita doakan agar Indonesia berada dalam keadaan damai," kata Kristiani.

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama tokoh pemuda di Sumba Timur agar mendoakan Indonesia secara bersama-sama.

Beberapa pokok doa, yakni mendoakan buruh Indonesia, UU Cipta Kerja, Pemerintah dan DPR RI, bencana alam dan Pandemi Covid-19.

Sekjen PMKRI Waingapu, Aloysius Talo mengatakan, apa yang dilakukan itu bukan sebuah kebetulan melainkan sebagai pemuda harus selalu menyuarakan keadilan.

"Kami tidak turun ke jalan, tapi kami serukan kedamaian dengan doa bersama," kata Aloysius.

Ketua Dinamisator Komunitas Ana Tana, Sepritus Tangaru Mahamu saat itu mengatakan, kehadiran aliansi itu untuk mendoakan kondisi bangsa Indonesia.

"Hari ini kita berdoa bersama. Hari ini telinga dan mata pemerintah dan DPR RI tidak bisa mendengar dan melihat kita. Tapi Tuhan Yang Maha Esa tidak menutup mata dan telinga terhadap kita," kata Sepri sapaan akrab Sepritus.

Sepri mengajak semua elemen masyarakat, khusus di Sumba Timur agar mengosongkan pikiran dan hati untuk berdoa bagi negeri tercinta.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved