Renungan Harian Katolik

Bertumbuh dalam Kuasa Allah

Pengusiran roh jahat yang dibuat oleh Yesus ini menjadi bukti bahwa kekuasaan dan kekuatan Allah melampaui kuasa roh jahat.

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Hironimus Nitsae 

Renungan Harian Katolik, Jumat 9 Oktober 2020

BERTUMBUH DALAM KUASA ALLAH (Galatia: 3:7-14; Lukas 11:15-26)

Oleh: RD. Hironimus Nitsae

POS-KUPANG.COM - Pengusiran roh jahat yang dilakukan oleh Yesus berkonsekuensi pada beberapa hal.

Pertama, pengusiran yang dilakukan Yesus menggunakan kuasa Beelzebul. Sebuah nama yang populer untuk sebutan penghulu setan.

Kedua, tindakan pengusiran dari-Nya menjadikan orang lain meminta sebuah tanda lebih dari Yesus.

Secara sederhana kita bisa memahami dua konsekuensi dalam kacamata kekerasan hati tiap orang yang juga tidak mau percaya dengan peristiwa tersebut.

Kekerasan hati rakyat zaman itu dijelaskan secara detail oleh Yesus dengan memetakan kekuasaan Allah Vs kuasa Roh Jahat: kuasa roh jahat memecahkan tetapi kuasa Allah menyatukan. Kuasa roh jahat selalu menghasut, tetapi kuasa Allah selalu menentramkan.

Pengusiran roh jahat yang dibuat oleh Yesus ini menjadi bukti bahwa kekuasaan dan kekuatan Allah melampaui kuasa roh jahat.

Logikanya dapat terbaca manakala argumentasi masyarakat saat itu melihat tindakan Yesus sebagai bagian dari kuasa beelzebul dengan tujuan untuk menjatuhkan Yesus.

Tetapi yang namanya kemahakuasaan itu selalu tentang kebenaran sejati. Allah adalah kebenaran sejati itu sendiri. Kita adalah pribadi yang perlu memahami dan memaknai kekuasaan dan kekuatan Allah sebagai jalan untuk sungguh-sungguh mengimani-Nya dalam tindakan real.

Tuhan, biarlah kami bertumbuh dan berkembang dalam kekuatan-Mu. Jangan biarkan kami terlena dengan ketidakpastian dalam hidup.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved