Breaking News:

Pilkada Sumba Timur : Kampanye Paslon Sudah Taati Protokol Kesehatan

Meski begitu, Bawaslu Sumba Timur siap membubarkan kampanye apabila tidak sesuai aturan yang berlaku.

POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Hina Mehang Patalu,S.E 

Pilkada Sumba Timur : Kampanye Paslon Sudah Taati Protokol Kesehatan

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Kampanye pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Sumba Timur sudah menaati protokol kesehatan dan PKPU Nomor 13 Tahun 2020. Meski begitu, Bawaslu Sumba Timur siap membubarkan kampanye apabila tidak sesuai aturan yang berlaku.

Hal ini disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sumba Timur, Hina Mehang Patalu,S.E, Rabu (7/10/2020).

Menurut Mehang Patalu, kampanye paslon di Sumba Timur baru dimulai sejak tanggal 2 Oktober 2020 dan sesuai pengawasan Bawaslu bahwa kampanye dua paslon telah sesuai PKPU No 13/2020.

"Sepanjang pengawasan kami sampai saat ini, kampanye paslon sudah sesuai PKPU dan taat prokotol Covid-19," kata Mehang Patalu.

Dia menjelaskan, Bawaslu Sumba Timur telah menyurati Paslon dan tim kampanye agar dalam tahapan kampanye harus mengikuti PKPU Nomor 13 Tahun 2020.

"Kami tegaskan bahwa kampanye pilkada tahun 2020 ini berbeda dengan pilkada tahun-tahun sebelumnya. Jadi Paslon harus taati,karena kami juga tidak segan-segan untuk bubarkan kampanye yang tidak sesuai PKPU 13/2020," katanya.

Dikatakan, penegasan Bawaslu Sumba Timur terhadap paslon dan tim kampanye, yakni tidak ada kampanye rapat umum dan yang ada hanya pertemuan terbatas.

"Dalam pertemuan terbatas itu, pesertanya juga tidak boleh lebih dari 50 orang. Selain itu, protokol kesehatan harus dikedepankan, seperti pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak saat kampanye," katanya.

Dia juga mengatakan, apabila kedepan ditemukan ada paslon yang melakukan kampanye tanpa mengikuti protokol kesehatan dan PKPU Nomor 13 Tahun 2020, maka Bawaslu akan memberi teguran, yakni mengirim surat peringatan.

"Apabila dalam satu jam tidak diindahkan maka Bawaslu akan bubarkan kampanye tersebut," ujarnya.

Sebelumnya juga Ketua Bawaslu Sumba Timur, Anwar Engga, S.E mengatakan, Bawaslu Sumba Timur akan membubarkan kampanye apabila tidak sesuai dengan protokol Covid-19 dan PKPU Nomor 13 Tahun 2020.

Mobil Ketua Tim Paslon SBS-WT Dilempari Oknum Warga Saat Hendak Menuju Alas Selatan

Petugas Akan Tracing yang Kontak Erat dengan Taja TNI Kodim 1625/Ngada

Ketua Magabudi NTT Berharap Produk Undang-Undang Lebih Baik dari Sebelumnya.

"Kami siap awasi pelaksanaan kampanye paslon. Apabila dalam kampanye tidak menaati protokol kesehatan, maka kita akan bubarkan," kata Anwar.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved