Renungan Harian Katolik

Doa Bapa Kami

Doa Bapa Kami adalah model doa yang sangat mendalam. Kita memperhatikan semua dimensi kehidupan.

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Eman Kiik Mau 

Renungan Harian Katolik, Rabu 7 Oktober 2020

Doa Bapa Kami (Luk 11:1-4)
Oleh: RD. Eman Kiik Mau

POS-KUPANG.COM - Doa Bapa Kami yang diajarkan oleh Yesus kepada para murid punya struktur yang menarik. Doa diawali dengan pujian atau pengakuan atas kemuliaan Tuhan dan harapan akan datang kerajaan-Nya. Kemudian baru diikuti oleh satu rangkaian permohonan agar Tuhan memenuhi kerinduan umat manusia.

Doa Bapa Kami adalah model doa yang sangat mendalam. Kita memperhatikan semua dimensi kehidupan.

- Masa kini:
Kita mohon rezeki setiap hari.

- Masa lampau:
Kita mohon ampun atas dosa yang telah kita lakukan.

- Masa depan:
Kita mohon agar dibebaskan dari cobaan.

Selain itu, Doa Bapa Kami punya dimensi sosial. Kita doa bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan juga untuk orang lain.

Dalam Doa Bapa Kami, kita gabungkan 3 unsur berikut ini:

- Memuliakan Tuhan.
- Menyerahkan diri ke dalam penyelenggaraan Tuhan
- Solider memperhatikan nasib sesama manusia.

Saudara-saudari terkasih.
Tetap setialah dalam doa. Janganlah pernah berhenti berdoa. Bila kita tetap setia dalam doa, kita menutup pintu bagi kuasa iblis.

Hari ini Gereja memperingati Santa Perawan Maria, Ratu Rosario. "Aku adalah Ratu Rosario Suci. Aku adalah Ratu Kemenangan!"

Doa Rosario adalah doa harian. Doa orang kecil dan sederhana. Bersama Bunda Maria, Ratu Rosario, kita berdoa:

Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu Yesus.

Santa Maria Bunda Allah doakanlah kami yang berdosa ini sekarang dan pada waktu kami mati. Amin.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved