Satgas Pamtas Yonif 744/SYB Gagalkan Penyelundupan BBM
Pelaku biasanya memanfaatkan waktu-waktu tertentu yang dianggap sepih dari pantauan masyarakat dan aparat.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Satgas Pamtas Yonif 744/SYB Gagalkan Penyelundupan BBM
POS-KUPANG COM| ATAMBUA--Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif RK 744/SYB menggagalkan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah sebanyak empat jerigen yang isinya diperkirakan mencapai 120 liter.
Penggagalan penyelundupan BBM tersebut dilakukan oleh personel Delomil jajaran Kipur II tepatnya di tanggul sungai batas negara, Dusun Delomil, Desa Lamaksenulu, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, Selasa (29/9/2020) dini hari.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB, Letkol (Inf) Alfat Denny Andrian dalam siaran pers yang diterima wartawan Selasa (29/9/2020) malam. Dikatakannya, personel Pos Delomil menggagalkan penyelundupan BBM di wilayah batas RI-RDTL, tepatnya di tanggul sungai.
Personel Satgas mendapat informasi dari warga tentang adanya aktivitas warga tak dikenal mengangkut jeriken BBM menggunakan sepeda motor menuju sungai, Senin (28/9/2020) malam.
Dari informasi itu, Danpos Delomil Letda (Inf) Iksan memerintakan Wadan Pos Delomil Sertu Meydi Jefri Bregman untuk mempersiapkan anggota sebanyak lima orang untuk melakukan penggedapan di lokasi dimaksud.
Atas perintah komandan, personel Pos Delomil langsung bergerak ke titik yang ditentukan dan berhasil menemukan empat jeriken berisi minyak tanah. Rincian, dua jeriken warna biru berkapasitas 35 liter dan dua jireken warna putih berukuran 25 liter.
BBM tersebut hendak diselundupkan ke Timor Leste oleh oknum warga yang ingin mencari keutungan lebih. Diduga, BBM tersebut diselundupan pada waktu dini hari.
"Personel Pos Delomil di jajaran kipur II menggagalkan 120 Liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah dalam kemasan 4 buah jerigen. Dua buah jerigen berwarna biru dengan kapasitas 35 liter dan dua buah jerigen berwarna putih dengan kapasitas 25 liter yang diduga akan diselundupkan ke Timor Leste. Diduga akan diselundupkan Selasa dini hari", terang Dansatgas.
Menurut Dansatgas, setelah menemukan barang bukti itu, personel Satgas menyusuri beberapa lokasi sekitar namun tidak menemukan orang yang dicurigai.
Diduga, pemilik barang kabur setelah mengetahui TNI sedang berada di lokasi.
Selanjutnya barang bukti diangkut ke Pos Delomil untuk diamankan dan saat ini barang bukti sudah diamankan di Mako Satgas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB sambil menunggu petunjuk selanjutnya dari Komando Atas.
"Personil pos telah menyisir di sekitar lokasi namun tidak berhasil menemukan pemilik barang tersebut. Wadanpos memperkirakan pemilik barang tersebut mengetahui keberadaan personel satgas di lokasi sehingga pemiliknya kabur", kata Dansatgas.
Kata Dansatgas, penggagalan penyelundupan itu berkat informasi dari masyarakat yang disampaikan dengan cepat kepada personel pos.
"Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat Lamaksenulu yang ada di sekitar perbatasan. Mereka cepat menyampaikan sehingga anggota kami pun bergerak cepat", pungkas Dansatgas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/petugas-gagalkan-penyelundupan-bbm.jpg)