TNI dan Warga Manusak Panen Bawang Merah, Ini yang Disampaikan Kasiter Korem 161/WS
TNI dan warga Manusak panen bawang merah, ini yang disampaikan Kasiter Korem 161/Wira Sakti Kupang
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kasiter Korem 161/Wira Sakti Kupang, Letkol Inf Seniman Zega, S.H mewakili Danrem mengapresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada CV Wibawa Mukti dan PT Pupuk Kaltim beserta seluruh komponen pemerintah dan masyarakat, Kelompok Tani Desa Manusak atas segala dukungan kerjasamanya, sehingga bisa bersama-sama dapat melaksanakan panen perdana bawang merah dengan hasil yang memuaskan.
Menurutnya, pencapaian hasil panen perdana bawang merah kali ini, tentu tidaklah mudah, karena membutuhkan adanya kesungguhan dan kerja keras dalam sinergitas yang tinggi dari semua, terutama masyarakat petani Desa Manusak dengan TNI AD Khususnya Kodim 1604/Kupang Jajaran Korem 161 Wira Sakti beserta unsur pemerintah dan swasta, yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.
• TNI dan Warga Manusak Panen Bawang Merah, Ini Komentar Kadis Pertanian Kabupaten Kupang
Hal ini, dapat dijadikan sebagai contoh dan motivasi bagi masyarakat di wilayah Iainnya di Nusa Tenggara Timur. Keberhasilan melaksanakan panen perdana bawang merah ini juga, adalah bagian dari upaya untuk mendukung pemerintah dalam hal peningkatan ketahanan pangan yang tentunya akan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Desa Manusak, Kabupaten Kupang, Kecamatan Kupang Timur.
"Saya berharap apa yang telah kita capai saat ini, dapat terus berjalan lancar dan lebih ditingkatkah Iagi. Koordinasi dan sinergitas harus terus dimantapkan antara semua unsur, komponen pemen'ntah dan masyarakat, guna mencapai hasil panen yang lebih maksimal Iagi," pintanya.
Hadir juga Kabinda NTT, Brigjen TNI Adrianus SAN, Kadis Ketahanan Pangan Kab.Kupang, Paulus Ati, Kasdim Kupang, Letkol Sugeng, perwakilan Camat Kupang Timur, Kepala BPD Manusak , Mahasiswa praktek Politani, Toga, Todat, Ibu- ibu Persit.
• Zakarias Moruk Janji Akan Membuka Diri dengan Wartawan
Kepala Dinas Pertanian ( Kadis Pertanian) Kabupaten Kupang, Ir. Pandepotan Sialagan menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI baik Korem maupun Kodim 1604 Kupang yang sudah memberikan nilai positif bagi petani di wilayah Kabupaten Kupang.
"Saya terima kasih kepada jajaran TNI yang gagas kegiatan karena walau pandemi kita harus berikan terbaik untuk penuhi kebutuhan hidup. Kita diminta buat terobosan dan ini salah satu bagian pemulihan ekonomi sebagai dampak dari covid," katanya.
Dia mengakui salah satu kesulitan yang dihadapi petani soal air. Pemerintah akan berusaha dengan memanfaatkan air tanah dangkal dan sumur bor guna membantu petani, agar bisa memanfaatkan lahan kosong.
"Saya yakin kalau kita olah dengan baik maka bisa mendapatkan hasil yang baik pula. Kami apresiasi buat Pak Danrem dan Pak dandim karena bisa membantu kami. Ini sejalan dengan revolusi 5P dalam bidang pertanian," kata Pandapotan.
Bentuk kemanunggalan TNI khusus jajaran Kodim 1604/Kupang bersama warga Petani Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang sungguh luar biasa.
Hal ini terbukti walaupun lahan yang diolah kering dan tandus tetapi mampu "disulap" menjadi lahan produktif penanaman bawang merah. Hasilnya, bibit bawang yang merupakan bantuan dari PT Pangan dapat tumbuh dan bisa dilakukan panen perdana.
Direktur PT Pangan, Boby Priyo Utomo, pada acara panen perdana bawang merah di RT 004 / RW 002, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Senin (28/9) petang mengapresiasi kerja keras dan kerja bersama yang dilakukan TNI dalam hal ini Babinsa bersama warga setempat.
"Saya merasa bahagia dan gembira dengan panenan ini. Pertama kali saya datang di NTT bayangan saya tanah begitu keras tandus tapi ketika bertemu para babinsa, ternyata luar biasa bisa diolah dan mampu tanam bawang merah dengan varietas super bilis sebanyak 1 ton sehingga kita bisa panen perdana," ujarnya.
Dirinya berharap dengan adanya kegiatan yang sudah ada dibawa bimbingan babinsa, kedepan petani di wilayah ini akan terus dibantu PT Pangan. Perusahaannya bisa memberikan tata cara praktek pembiayaan maupun pemasaran.
"Saya yakin bahwa Tuhan ciptakan apapun pasti ada positifnya. Kita kerja keras, kerja iklas, gotong royong bersama, ada hasil luar biasa. Bahwa tanah seperti ini mampu tumbuh tanaman bawang ini luar biasa. Kita tahu bahwa bawang merah masuk tanaman pokok yang bisa imbangi inflasi. Kalau NTT kembangkan bawang merah maka saya yakin NTT jadi lumbung pangan terealisasi," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)