Berita Ekonomi Bisnis

Karipik Baper Bikin Terbawa Perasaan? Cobain YUK, NIkmatnya Tiada Tara

Pernah makan keripik pisang? Pasti pernah dong. Enak kan? Apalagi ditambah varian rasa yang berbeda. Masyarakat Nusa Tenggara T

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Ferry Ndoen
istimewa
keripik rasa coklat 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

keripik baper rasa pedas
keripik baper rasa pedas (istimewa)

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pernah makan keripik pisang? Pasti pernah dong. Enak kan? Apalagi ditambah varian rasa yang berbeda. Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) pada umumnya sudah akrab dengan keripik yang satu ini.

Kalau biasanya keripik pisang cuma diberi perasa asin atau manis, Karipik Baper hadir dengan rasa yang lain. Tapi yang jelas bukan dengan hati yang lain. Hehehe.

Karipik Baper sendiri pertama hadir dengan rasa coklat dan pedas. Pas banget dimakan sebagai cemilan saat kantuk mulai menyerang disiang hari sementara banyak pekerjaan menumpuk menunggu diselesaikan.

Dijamin kantukmu akan hilang ketika mulai mengunyah Karipik Baper ini satu per satu sambil melanjutkan pekerjaanmu.

Oh ya kamu juga bisa menikmatinya disore hari dengan secangkir minuman kesukaan sambil bersantai dengan keluarga karena meskipun namanya Karipik Baper, tapi rasanya tidak bikin baper kok.

Satu lagi, kamu jangan sampai membelinya saat lagi patah hati atau ditinggal pas lagi sayang - sayangnya ya, soalnya di setiap bungkusan Karipik Baper pasti ada quotes - quotes galau yang akan semakin meningkatkan kadar galaumu. Gak mau kaaannn??

Tapi jangan khawatir, ownernya berbaik hati kok. Tidak semua ditulis quotes galau. Ada juga quotes - qoutes pembangkit semangat untuk kamu yang lagi terpuruk agar bisa bangkit. Benar - benar bikin baper ya? Tapi cuma bungkusannya yang bikin baper, isinya tidak.

Selain kedua rasa diatas, hadir lagi dua rasa baru yakni rasa Bawang dan rasa Kampung.

Owner Karipik Baper, Dwy Yudi, mengatakan, ia terinspirasi memberi nama rasa pada produknya dengan nama Rasa Kampung karena itu adalah resep masa kecilnya.

"Karena itu resep masa kecil jadi saya pikir, itu kampung banget" ujarnya pada Senin (28/09/2020).

Resep masa kecilnya ini baru diuji coba sebulan belakangan.

"Jualnya baru sebulan tapi risetnya sudah dari tahun lalu" ungkapnya.

Untuk pemilihan bahan baku sendiri Yudi tidak asal memilih. Ia bahkan turun langsung ke pasar untuk memilih pisang yang benar - benar pas untuk dibuatkan Karipik Baper ini.

Pisang yang digunakan harus padat dan berisi serta lumayan besar sehingga tekstur dan rasanya tetap terjaga.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved