Jumat, 10 April 2026

Pilkada Manggarai Barat

Paulus Mami : Masyarakat Wajib Kenakan Masker Bila Ikut Pilkada

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menegaskan, masyakarat yang mengikuti setiap tahapan pilkada wajib mengena

Editor: Ferry Ndoen
Kadis Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami saat memberikan ma
Kadis Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami saat memberikan materi dalam rapat koordinasi pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Mabar 2020 yang diselenggarakan Bawaslu Mabar di Hotel Pelangi Jln Cumi-cumi Nomor 4 Labuan Bajo, Selasa (22/9/2020). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menegaskan, masyakarat yang mengikuti setiap tahapan pilkada wajib mengenakan masker, Selasa (22/9/2020).

Penggunaan masker tidak hanya dalam aktivitas sehari-hari, namun perlu dilakukan saat masyarakat berpartisipasi dalam pilkada Mabar.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Mabar 2020 yang diselenggarakan Bawaslu Mabar di Hotel Pelangi Jln Cumi-cumi Nomor 4 Labuan Bajo.

"Dari sisi kesehatan, saya tegaskan wajib menggunakan masker," katanya.

Berdasarkan data yang dimiliki, saat ini masih terdapat sebanyak 17 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di Kabupaten Mabar.

Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 hingga saat ini berjumlah sebanyak 62 kasus.

Sehingga, protokol kesehatan Covid-19 wajib dijalankan, termasuk dalam setiap tahapan pilkada Mabar.

Menurutnya, masker merupakan bagian dari Alat Pelindung Diri (APD) demi mencegah penyebaran Covid-19.

Menurutnya, masyarakat harus secara benar menggunakan masker serta memilih mengunakan masker yang berbahan kain dan direkomendasikan secara medis.

Masker Scuba, lanjut dia, tidak direkomendasikan karena berbahan tipis dan tidak ampuh mencegah penyebaran Covid-19.

"Tidak boleh pakai masker Scuba, kalau ditarik udara dapat masuk. WHO menyarankan ada masker untuk medis, paramedis dan untuk tenaga medis. Kita harus tahu itu," ujarnya.

Pihaknya pun menyarankan agar menggunakan masker berbahan kain yang dinilai memiliki ketebalan yang cukup.

"Masker kain dapat menangkis Covid-19 hingga 80 persen," katanya.

Menurutnya, jika ribuan warga mengikuti kegiatan pilkada, maka pihak penyelenggara harus menyiapkan masker.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved