Renungan Harian Katolik
Siapa yang Punya Telinga, Hendaklah Ia Mendengarkan
Ada empat jenis tanah yang disinggung Injil. Tanah di pinggir jalan. Tanah berbatu-batu. Tanah di semak duri & jenis tanah yang baik.
Renungan Harian Katolik, Sabtu 19 September 2020
Siapa yang Punya Telinga, Hendaklah Ia Mendengarkan (Lk 8: 4-15)
Oleh: RD Ambros Ladjar
POS-KUPANG.COM - Dunia pertanian di tanah Israel saat ini rupanya paling maju di dunia. Beda dengan zaman hidup Yesus. Saat itu belum ada penerapan teknologi tinggi.
Bicara tentang tumbuhan, tak lepas dari tanah & benih. Yesus angkat kebiasaan yang terjadi di sana. Benih yang dipilih biasanya baik.
Tapi, kalau tanahnya tak subur juga susah tumbuh. Apalagi kalau kondisi tanahnya kritis & penuh batu.
Ada empat jenis tanah yang disinggung Injil. Tanah di pinggir jalan. Tanah berbatu-batu. Tanah di semak duri & jenis tanah yang baik.
Oleh karena tanahnya tipis. Tandus & berbatuan serta dihalangi belukar, maka lama-kelamaan akan layu, kering & mati.
Dari jenis tanah ini, bisa diketahui kualitas tumbuhnya. Kelak hasilnya baik atau tidak.
Kisah ini merujuk pada sikap pendengar. Kadang orang tutup telinga. Olehnya sulit jadi manusia baik.
Tapi kadang mereka bijak mendengarkan firman Tuhan. Mereka itu baik karena memperhatikan kepentingan banyak orang.
Bisa kita kaitkan dengan situasi saat hajatan politik. Banyak orang tak punya nurani. Ketika sang calon tanya: bagaimana kesiapan di lapngan? Pasti jawaban beres.
Nyatanya banyak kali ada calon yang kecewa & stress. Ada yang gila karena segala biaya sudah keluar. Dikira mendapat dukungan ternyata laporan fiktif.
Injil memberikan pesan buat kita. Kita bisa menjadi sponsor kabar gembira. Yesus ajak kita agar tetap pegang komitmen. Sebab inisiatif Allah tetap bekerja dalam diri kita.
Daya tumbuh & kembang pemahaman, kadang tak kita sadari. Banyak kali mungkin kita dihadang. Kita dapat penolakan & perlakuan kasar & brutal.
Situasi itu ibarat kita berhadapan dengan kerasnya tanah di tepi jalan, berbatu & dihimpit semak duri. Itu berarti harus tetap kita mengharapkan pertolongan dari Tuhan.
Selamat pagi para sahabat & keluarga. Selamat berakhir pekan. Jadilah baik seperti tanah yang subur. Tuhan memberkati segala usaha kita. Amin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rd-ambros-ladjar_01.jpg)