Breaking News:

Berita NTT Terkini

Robert Siap Wujudkan Mimpi Pemprov NTT

Nikodemus Robertus Take Lemakin menyambut mimpi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sukseskan program tanam jagung panen

istimewa
Nikodemus Robertus Take Lemakin dan Yance Maring melakukan tatap muka dan peninjauan lahan di daerah perkantoran Kabupaten Kupang bersama Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Bidang Tanaman Pangan Amin Juariah Rabu (16/9/2020) Area lampiran 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Nikodemus Robertus Take Lemakin menyambut mimpi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sukseskan program tanam jagung panen sapi (TJPS) 10.000 hektar (Ha) hingga akhir tahun 2020.

Pegiat pertanian lahan kering di Provinsi NTT ini telah cukup lama bergelut dalam bidang irigasi tetes dan telah menjalin kerja sama dengan beberapa pemerintah daerah, salah satunya pemerintah Kabupaten Kupang. Dalam tatap muka dan peninjauan lahan di daerah perkantoran Kabupaten Kupang bersama Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Bidang Tanaman Pangan Amin Juariah Rabu (16/9/2020), Robert menjelaskan kesiapannya dalam membantu pemerintah.

“Salah satu kendala yang kita hadapi dari dulu hingga sekarang adalah rendahnya ketersediaan air pada lahan pertanian. Kita hadir memberikan solusi dengan menerapkan sistem pertanian hemat air menggunakan aplikasi irigasi tetes karena teknologi ini selain menghemat air tetapi juga menghemat tenaga kerja.

Kita tahu dari target luasan 10.000 Ha yang menjadi program pemerintah provinsi NTT ternyata progress realisasi luas lahan yang ditanami sampai dengan 31 Agustus 2020 baru 1.436,56 Ha atau 14,35 persen. Ini menjadi pergumulan kami, jadi kami dengan segala daya berupaya agar beberapa bulan ke depan dapat terealisasi 100 persen," ungkap Robert.

Rekan Robertus, Yance Maring yang juga praktisi teknologi irigasi tetes yang pernah magang selama beberapa tahun di Israel membenarkan apa yang dipaparkan oleh Robertus.

”Irigasi tetes adalah teknologi yang menjadi solusi terbaik untuk lahan kering seperti kita di NTT. Kami siap berkolaborasi dengan semua pihak ingin mengembangkan sistem ini. Sebab kami telah mencoba dan merasakan bagaimana hasilnya," tandas Yance yang saat ini telah mengembangkan sistem irigasi tetes di Kabupaten Sikka.

Kabupaten Kupang telah mendapat jatah 2.600 Ha namun belum semua terealisasi semuanya. Oleh sebab itu, Amin Juariah menggandeng beberapa pihak untuk membantu menyukseskan program ini.

Kepala Dinas Pendidikan Pantau Siswa Belajar dari Rumah

“Pak Robert dan kawan-kawan telah bertemu dengan semua unsur pimpinan di Kabupaten Kupang. Kami sepakat untuk bersama mengelola ribuan hektar lainnya dengan teknologi irigasi tetes. Kami akan lakukan uji coba di lahan perkantoran Kabupaten Kupang ini," pungkas Juariah. (cr1)

Kesadaran Warga Lembata Taati Protokol Kesehatan Masih Rendah, Ini Sanksi Yang diberikan Pemerintah

Nikodemus Robertus Take Lemakin dan Yance Maring melakukan tatap muka dan peninjauan lahan di daerah perkantoran Kabupaten Kupang bersama Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Bidang Tanaman Pangan Amin Juariah Rabu (16/9/2020)
Area lampiran
Nikodemus Robertus Take Lemakin dan Yance Maring melakukan tatap muka dan peninjauan lahan di daerah perkantoran Kabupaten Kupang bersama Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Bidang Tanaman Pangan Amin Juariah Rabu (16/9/2020) Area lampiran (istimewa)

Terduga Pelaku Pembunuhan Sadis di Kalibata Ditangkap Bersama Wanita, Upaya Naik ke Genteng

Penulis: F Mariana Nuka
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved