KABAR ARTIS
Mengejutkan, Pengakuan Nani Puspita Saat Di Pengadilan, Istri Ketua RT Bersama Vicky Saat Gerebek
Istri ketua RT Nani Puspita memberikan pengakuan yang mengejutkan saat di pengadilan terkait kasus penggerebekan Vicky Prasetyo di rumah Angel Lelga
POS-KUPANG.COM - Istri ketua RT yang hadir saat Vicky Prasetyo melakukan penggerebekan di rumah Angel Lelga memberikan kesaksian di pengadilan dalam kasus Vicky Prasetyo dan Angel Lelga
Presenter Vicky Prasetyo kembali menjalani sidang kasus dugaan pencemaran nama baik yang menjeratnya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2020).
Kali ini Nani Puspita selaku istri Ketua RT kediaman Angel Lelga dihadirkan sebagai saksi.

Nani mengungkapkan hal yang cukup mengejutkan di dalam persidangan.
Diketahui, Nani Puspita merupakan ibu RT yang menemani Vicky Prasetyo saat menggerebek rumah mantan istrinya, Angel Lelga pada tahun 2018 lalu.
Di depan majelis hakim, Nani Puspita mengaku tak pernah dimintai keterangan oleh polisi atau Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
"Saya datang tinggal tanda tangan, tetapi saya sudah dikasih BAP-nya ‘ini bu’, sudah, gitu aja."
"
Vicky Prasetyo dan kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah, di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2020). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)
Enggak ada tanya jawab, saya datang suruh tunggu, enggak lama dia (polisi) ngetik, dia kasih saya," ungkap Nani Puspita.
Lebih lanjut, Nani Puspita mengatakan, polisi tersebut saat mengetik tidak ada tanya jawab sedikit pun berkait kasus tersebut.
"(Polisi) cuma tanya jam dan hari apa, tanya soal itu (niat mempermalukan Angel Lelga), enggak ada," kata Nani Puspita.
Tak hanya itu, Nani Puspita mengaku pernah menandatangani beberapa berkas berkait kasus itu.
• Ibunda Vicky Prasetyo, Ema Fauziah Kasihan Lihat Fiki Alman, Pria di Pengadilan
• Adik Vicky PrasetyoTantang Angel Lelga TunjukkanCCTV di Persidangan,Baby:Saya Berani Iris Kelingking
• Lapor Balik Angel Lelga, Ema Fauziah Ibunda Vicky Prasetyo Rela Terbang Dari Turki ke Indonesia
"Bu Angel antar berkas ke rumah saya, suruh tanda tangan, pembantunya yang antar."
"Surat begini pokoknya, suami saya satu bundel, saya satu bundel, pembantu yang antarin. Sekali di (kantor) polisi, dua kali di rumah," ungkap Nani Puspita.