Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Berita Mbay Terkini

Reaktif Rapid Test di Nagekeo Terus Bertambah, Jubir: Pelaku Perjalanan dari Zona Merah

Juru bicara Posko Covid-19 Nagekeo, Silvester Teda Sada, menyebutkan jumlah kasus reaktif berdasarkan rapid test di Nagekeo terus bertam

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Silvester Teda Sada 

POS-KUPANG.COM | MBAY --Juru bicara Posko Covid-19 Nagekeo, Silvester Teda Sada, menyebutkan jumlah kasus reaktif berdasarkan rapid test di Nagekeo terus bertambah.

Silvester menyampaikan kasus reaktif berdasarkan hasil rapid test tersebut merupakan pelaku perjalanan daerah terjangkit atau zona merah.

Namun, Silvester tidak menyebutkan jumlah kasus reaktif hasil rapid test dan tidak menyebut orang-orang tersebut merupakan pelaku perjalanan dari daerah mana.

"Kami informasikan pula, bahwa kasus reaktif berdasarkan hasil Rapid Test masih terus bertambah terutama dari para pelaku perjalanan dari tempat terjangkit atau zona merah," ujar Silvester Senin (7/9/2020) malam.

Ia menegaskan dan meminta agar pelaku perjalanan dari zona merah wajib lapor diri kepada petugas kesehatan.

Setelah melaporkan diri wajib melakukan rapid test sehingga tidak terlibat kontak erat dengan keluarga atau siapa saja yang ada disekitar pelaku perjalanan itu.

Kata dia, lebih baik lakukan langkah antisipasi dan tidak menginginkan adanya kasus Corona. Sehingga mulai dari sendiri menaati protokol kesehatan.

"Kondisi ini semakin mempertegas kewajiban bagi siapa saja yang baru tiba dari zona merah untuk secepatnya melaporkan diri ke petugas kesehatan terdekat untuk dilakukan pemeriksaan Rapid Test sebelum terlibat kontak erat dengan keluarga atau siapa saja di sekitarnya," tegas dia.

Ia melanjutkan, hal ini sangat penting, terutama dalam upaya membatasi ruang gerak penyebaran Virus Corona ini kepada orang lain.

Ia juga menyebutkan bahwa sampai saat ini kasus terkonfirmasi Corona di Nagekeo yaitu 9 kasus. Dari 9 kasus tersebut 8 sudah sembuh dan 1 pasien masih isolasi dan pemantauan tenaga medis di Puskesmas Boawae.

"Dengan demikian, Kabupaten Nagekeo tetap bisa mengendalikan penyebaran covid-19 dan tidak sampai menjadi klaster lokal penyebaran virus corona," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan).

Area lampiran

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved