Sabtu, 18 April 2026

Masyarakat Diminta Waspada, Suhu Cuaca yang Cukup Panas Masih Akan Terjadi Pada September 2020

Masyarakat diminta untuk waspada karena suhu cuaca yang cukup panas masih akan terjadi dalam bulan September 2020 ini

Editor: Hermina Pello
BBC/Getty Images
ILUSTRASI - Dua wanita menggunakan payung untuk melindungi diri dari matahari di Tokyo saat suhu udara melonjak di Jepang. 

POS-KUPANG. COM | JAKARTA - Suhu cuaca yang cukup panas masih akan terjadi di Indonesia pada September karena  posisi matahari yang berada di garis ekuator.

"Kondisi ini harus diwaspadai selama bulan September karena kondisi cuaca atau suhu cukup panas masih dapat terjadi," kata Miming Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Miming Saepudin dalam Rakor bersama BNPB secara virtual, Senin (31/8/2020

Ia mengatakan, suhu cuaca yang cukup panas masih akan terjadi di Indonesia pada September.

Menurut dia, suhu cuaca cukup panas pada bulan September terjadi karena posisi matahari yang berada di garis ekuator.

"Kondisi ini harus diwaspadai selama bulan September karena kondisi cuaca atau suhu cukup panas masih dapat terjadi," kata Miming dalam Rakor bersama BNPB secara virtual, Senin (31/8/2020).

Panas Kendati cukup panas, Miming menegaskan, ukuran suhu masih dalam batasan normal. Ia juga mengingatkan masyatakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca saat peralihan jelang musim penghujan.

Cuaca ekstrem kemungkinan akan terjadi saat musim peralihan pada September.

Prakiraan Cuaca di Wilayah Provinsi NTT, Angin Kencang Terjadi di 4 Pulau

BLT Rp 600.000 Tahap II Segera Cair ke 3 Juta Penerima,Pekerja Rekening Bank Swasta Terima Kemudian

"Selama pancaroba itu relatif kejadian cuaca ekstrem seperti puting beliung kemudian hujan lebat dalam durasi singkat, kemudian petir itu bisa lebih sering terjadi selama pancaroba," ujarnya.

"Jadi mulai bulan September, Oktober, November kita perlu waspadai untuk kondisi-kondisi tersebut," ujar dia.

Miming mengatakan, sebanyak 85 persen wilayah di Indonesia masih mengalami musim kemarau pada September. Sementara sisanya atau 15 persen sudah masuk pada musim penghujan.

"85 persen wilayah indonesia masih memasuki musim kemarau. Sedangkan untuk 15 persennya itu dia sudah mulai basah," imbuhnya. Beberapa wilayah yang mulai masuk pada musim hujan seperti sebagian kecil Sumatera Utara bagian selatan.

Kemudian di Sumatera Barat di bagian Tengah, Kalimantan tengah, Kalimantan Utara, kemudian wilayah Timur Kalimantan.

"Sedangkan untuk wilayah Sulawesi ada di Sulawesi bagian Barat, kemudian di wilayah Sulawesi bagian Utara," ungkapnya.

Kemudian ada Maluku dan Maluku Utara dan Papua Tengah. Sedangkan mayoritas wilayah Jawa masih akan mengalami musim kemarau.

Prakiraan Angin Kencang Hari Ini Selasa 1 September 2020

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah  merilis informasi peringatan dini cuaca di wilayah Indonesia untuk Selasa 1 September 2020

Berdasarkan keterangan resmi BMKG, hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprediksi akan melanda 8 wilayah.

Adapun 7 wilayah yang berpotensi diguyur hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Sementara itu, angin kencang diperkirakan akan terjadi di 5 wilayah.

Dalam rilisnya, Deputi Bidang Meteorologi BMKG menyampaikan, daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari Papua Tengah, Sulawesi Tengah hingga Kalimantan Timur.

Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua

Berikut peringatan dini cuaca BMKG untuk Selasa (1/9/2020) hingga Rabu (2/9/2020), dikutip dari web.meteo.bmkg.go.id:

Selasa, 1 September 2020

Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang/puting beliung di antaranya:

1. Aceh

2. Kalimantan Barat

3. Kalimantan Tengah

4. Kalimantan Utara

5. Kalimantan Timur

6. Kalimantan Selatan

7. Sulawesi Tengah

8. Sulawesi Tenggara

Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang/puting beliung di antaranya:

1. Sumatera Utara

2. Sumatera Barat

3. Riau

4. Jambi

5. Jawa Barat

6. Nusa Tenggara Barat

7. Papua Barat

Wilayah yang berpotensi angin kencang di antaranya:

1. Banten

2. Nusa Tenggara Timur

3. Kalimantan Selatan

4. Sulawesi Barat

5. Sulawesi Selatan

Rabu, 2 September 2020

Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang/puting beliung di antaranya:

1. Aceh

2. Sumatera Utara

3. Sumatera Barat

4. Bengkulu

5. Jambi

6. Kep. Bangka Belitung

7. Kalimantan Barat

8. Kalimantan Tengah

9. Kalimantan Timur

10. Kalimantan Selatan

11. Gorontalo

12. Sulawesi Tengah

13. Sulawesi Selatan

14. Sulawesi Tenggara

15. Maluku Utara

16. Maluku

17. Papua Barat

18. Papua

Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang/puting beliung di antaranya:

1. Jawa Barat

2. Jawa Timur

3. Nusa Tenggara Barat

Wilayah yang berpotensi angin kencang di antaranya:

1. Banten

2. Nusa Tenggara Timur

3. Sulawesi Barat

Sebagian dari artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BMKG: Waspada Cuaca Panas di September", https://nasional.kompas.com/read/2020/08/31/21452501/bmkg-waspada-cuaca-panas-di-september
Editor : Krisiandi

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved