Sony : Pemprov NTT Apresiasi Kehadiran Komnas HAM Di Besipae
Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT, Sony Libing menegaskan, Pemprov NTT memberikan apresiasi kepada Komnas HAM
Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | SOE - Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT, Sony Libing menegaskan, Pemprov NTT memberikan apresiasi kepada Komnas HAM atas kehadirannya di Besipae guna menindaklanjuti pengaduan masyarakat.
Kehadiran Komnas HAM di Besipae disebut sebagai langkah yang penting guna mengungkap kebenaran kesesuaian antara laporan warga dan fakta sebenarnya di lapangan.
Pemprov NTT sendiri, tidak alergi dengan kehadiran Komnas HAM, bahkan Pemprov NTT ikut mendampingi dan membangun dialog dengan Komnas HAM.
• Damaris : Kami Berharap Rekomendasi Komnas HAM Bisa Akhiri Masalah Besipae
" Kita senang hari ini Komnas HAM bisa turun langsung ke Besipae untuk melihat fakta sebenarnya di Besipae. Kami dari Pemprov NTT ikut mendampingi Komnas HAM dan melakukan dialog dengan Komnas HAM," ungkap Sony kepada POS-KUPANG. COM, Sabtu (29/8/2020) siang di Besipae.
Dengan kehadiran Komnas HAM langsung ke Besipae dikatakan Sony, Komnas HAM bisa melihat bukti status tanah Besipae dan apa program yang sudah dan sementara dilakukan Pemprov di Besipae.
• Begini Rumah mewah Sarah Azhari dan Suami Pedro Miguel Carrascalao di Amerika Serikat
Pemprov NTT berprinsip, penyelesaian konflik oleh Komnas HAM berjalan, dan program Pemprov NTT di Besipae juga harus tetap berjalan. Karena tujuan pelaksanaan program pemerintah di Besipae adalah untuk mensejahterakan masyarakat.
" Pemerintah tetap konsen melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di lima desa di Besipae melalui program budidaya pakan ternak, kelor dan Porang," tegas Sony.
Usif Besi, Frans Nabuasa dan Nope Nabuasa yang mewakili Usif Pa'e pada prinsipnya mendukung pelaksanaan program Pemprov NTT di Besipae. Keduanya bahkan mendorong percepatan pelaksanaan program Pemprov NTT guna mensejahterakan masyarakat Besipae.
" Kita pada prinsipnya mendukung penuh Pemprov NTT dalam melaksanakan program di Besipae," tegas keduanya.
Untuk diketahui, Komnas HAM RI yang diwakili Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, Sabtu (29/8/2020) melakukan kunjungan ke Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS dalam rangka menindaklanjuti pengaduan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Komnas HAM melakukan pengumpulan bukti dan data di lapangan guna selanjutnya membuat rekomendasi yang ditujukan kepada semua pihak yang berkonflik guna menjadi solusi bersama.
Dalam rangka pengumpulan data, Beka melakukan dialog terpisah dengan warga Pubabu yang bertahan di hutan Pubabu dan berdialog dengan warga sekitar Besipae, para Usif, Camat Amanuban Selatan, Jhon Asbanu dan Pemprov NTT yang diwakili Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT, Sony Libing.
Ditemui usai dialog Beka mengatakan, dialog yang digelar merupakan salah satu tahapan dalam pengumpulan data. sudah sepekan atau terhitung sejak hari Senin, Komnas HAM telah mengumpulkan bukti dan data terkait konflik lahan Besipae.
Bukti dan data yang dikumpulkan meliputi, bukti sejarah tanah, legalitas tanah, pihak yang mendiami lahan Besipae dan data pihak-pihak yang terkait dengan tanah Besipae.
Pihaknya juga melakukan konfirmasi langsung ke pihak-pihak yang disebut terkait dengan tanah Besipae. (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sony-pemprov-ntt-apresiasi-kehadiran-komnas-ham-di-besipae.jpg)