Mandiri Kapital Pusat Lakukan Webinar Bersama Unwira Kupang
Bank Mandiri Kapital Indonesia Lakukan Webinar bersama Universitas Katolik Widya Mandira Kupang ( Unwira Kupang)
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pihak Bank Mandiri Kapital Indonesia Lakukan Webinar bersama Universitas Katolik Widya Mandira Kupang ( Unwira Kupang), dengan tema digital Entrepreneurship : Next Steps Starting Now. Jumat (28/08/2020).
Dalam Kegiatan webinar ini menghadirkan dua narasumber utama, Rabby Givatama selaku Head Of Investment and Synergy Mandiri Capital Indonesia dan Adjie Wicaksana sebagai Chief Executive officer Halofina dan moderator Soraya.
Rabby Givatama selaku Head Of Investment and Synergy Mandiri Capital Indonesia sebagai pembicara pertama, menyampaikan, kami sejauh ini memiliki lebih dari 10 anak perusahaan di indonesia.
• Webinar FKUB Masuk Kampus, Ini Penjelasan Ketua Panitia
Rabby Givatama menjelaskan, Mandiri kapital melakukan investasi ke startup-startup digital untuk sinergi dengan bank mandiri grup. Serta peran mandiri kapital untuk bekerjasama bank mandiri grup dengan start up-start up teknologi seperti gojek dan lain-lain yang lakukan pergerakan cepat.
Dikatakan Rabby, Mandiri capital juga mempunyai banyak program, salah satunya program finspire. program ini setiap tahun lakukan seminar, workshop dan kompetisi untuk teman-teman yang memiliki bisnis digital. Dan program venture Fun, dalam program ini kita bisa lakukan banyak investasi ke Start Up- Start Up di indonesia dan juga di Asia Tenggara.
• Bupati Sunur: Lembata Kabupaten Pertama yang Telah Kembali Memikirkan PAD
Program ketiga, mandiri digital incubator, yaitu program untuk pembisnis yang memiliki ide-ide yang menarik dan bisa menjadi bimbingan dari bank mandiri.
Mandiri capital membantu menghubungkan antara start up teknologi dengan semua family di bank mandiri.
Rabby dalam webinar, mengajak para mahasiswa yang mengikuti kegiatan webinar untuk membuat start up untuk membantu perbankan dan semua operasional bank, serta juga hal lainnya seperti berinvestasi, multifinance dan lain-lain.
Sehingga ada potensi mandiri kapital melihat strat up yang dibuat untuk kerjasama dengan bank mandiri, serta setelah lakukan kerjasama, kita akan lakukan investasi ke start up yang sudah dibuat atau start up yang sudah dibuat itu mendapat suntikan dana dari mandiri kapital.
keuntungan bagi venture capital adalah, apabila start up makin besar maka untuk kerjasamanya makin besar di harga sahamnya. Lanjutnya
Dalam kesempatan yang sama, Adjie Wicaksana sebagai Chief Executive officer Halofina memyampaikan, saat kita membuat Start up digital, kita harus memastikan apa yang disolusikan.
"Di Aplikasi Halofina, kami fokus pada personal Line, dan secara data di indonesia literasi keuangannya masih telatif rendah. Sehingga kita tahu bersama di 2019 literasi keungan kita masih diangka 38 persen".
Sehingga kita masih jauh tertingga dengan negara tetangga lain seperti, singapura dan lain-lain yang literasi keuangannya diangka 70-80 persen.
"Sering kita mendengar tentang investasi bodong dan kita takut untuk berinvestasi. Sehingga penetrasi produk-produk atau jasa-jasa keuangan jadi sesuatu yang relatif menjadi relaten kepada masyarakat".
Tetapi kita juga harus melihat dari sisi lain, dibagian digitalisasi dari proses perbankan sebenarnya semakin tinggi dan membutuhkan pihak yang membantu kami dapam memilih tentang keputusan produk mana yang akan kami ambil.
Sehingga masyarakat juga bingung untuk mengambil keputusan dan solusi dalam memilih start up mana yang akan mereka lakukan investasi atau menabung.
Oleh karena itu, visi kami untuk membatu kostumer kami dalam mengolah keuangan dan mengambil keputusan," kata Adji. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mandiri-kapital-pusat-lakukan-webinar-bersama-unwira-kupang.jpg)