Sabtu, 2 Mei 2026

Webinar FKUB Masuk Kampus, Ini Penjelasan Ketua Panitia

Ketua FKUB Provinsi NTT RD, Longginus Bone, S. Fil, menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan tahunan FKUB

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ONCY REBON
Momen kegiatan webinar FKUB Masuk Kampus di Kantor FKUB Provinsi NTT, Jumat, 28/08/2020. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Ketua panitia kegiatan Webinar masuk kampus oleh Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB) Provinsi NTT RD, Longginus Bone, S. Fil, menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan tahunan FKUB.

"Kalau tahun ini sudah tiga kegiatan yang kita lakukan. Yang pertama lomba cerpen antar mahasiswa, yang kedua dialog kerukunan umat beragama dan ketiga adalah Webinar FKUB masuk Kampus," ujarnya kepada POS-KUPANG.COM, pasca kegiatan Webinar FKUB Masuk Kampus Jumat, 28/08/2020.

Bupati Sunur: Lembata Kabupaten Pertama yang Telah Kembali Memikirkan PAD

Pastor pembantu Paroki St. Fransiskus Asisi BTN Kolhua yang akrab disapa Romo Dus Bone ini menerangkan bahwa, kegiatan Webinar FKUB Masuk kampus, bertujuan agar para mahasiswa-mahasiswa juga bisa menjaga kerukunan di antara mereka dalam kehidupan bersama di dunia pendidikan.

Kehadiran FKUB, tutur Romo Dus Bone, tidak hanya difokuskan untuk menjalin kerukunan di kalangan masyarakat tetapi juga di dunia pendidikan.

Pasar Barter Wulandoni Harumkan Nama Lembata di Kancah Nasional

"Mahasiswa juga perlu menjalin kerukunan. Sehingga, terciptalah toleransi dan kedamaian di antara mereka," ungkapnya.

Romo Dus Bone berharap, para mahasiswa bisa menjadi motor penggerak kerukunan umat beragama bagi semua orang.

Senada dengan Romo Dus Bone, Haji Abdul Kadir Makarim, menjelaskan, webinar FKUB masuk kampus sangat mengesankan.

Dikatakan Haji, Abdul Makarim, topik Webinar FKUB Masuk Kampus, sengaja diangkat untuk memperat kerukunan di antara para mahasiswa sebagai generasi muda dalam menyikapi informasi-informasi yang beredar di media sosial.

Dia berharap, pada waktu yang akan datang dialog-dialog terus dilakukan untuk membuka perspektif publik tentang pentingnya kerukunan. Selain itu ia juga berharap dialog tersebut membawa dampak positif bagi kerukunan umat beragama khususnya para mahasiswa di NTT. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oncy Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved